Kereta Api

Perjalanan Kereta Api pada 22 Februari 2021 Dibatalkan, Rel Belum Aman Dilewati

Perjalanan kereta api jarak jauh belum beroperasi pada 22 Februari 2021, dampak banjir di Kabupaten Karawang.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/PT KAI
Aktivitas perbaikan jalur rel KA Kedunggedeh-Lemahabang km55+100 s.d km53+600 pada Senin (22/2/2021). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Banjir yang menggenangi jalur kereta api (KA) Kedunggedeh-Lemahabang ternyata membawa kerusakan lebih parah dari dugaan semula.

Karena itu, perjalan KA tanggal 22 Februari 2021 yang melewati jalur itu juga dibatalkan.

Sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membatalkan sejumlah perjalanan KA pada Minggu (21/2), karena jalur KA terendam air.

Perbaikan jalur rel KA, Kedunggedeh-Lemahabang km55+100 s.d km53+600 karena ballast, atau kerikil di jalur rel KA, hilang karena tersampu arus air banjir Minggu (21/2/2021).
Perbaikan jalur rel KA, Kedunggedeh-Lemahabang km55+100 s.d km53+600 karena ballast, atau kerikil di jalur rel KA, hilang karena tersampu arus air banjir Minggu (21/2/2021). (Istimewa/PT KAI)

Sebagaimana dilansir dalam siaran pers PT KA pihak Daop 1 Jakarta masih berusaha memperbaiki kerusakan yang diakibatkan banjir, yakni pondasinya rel tergerus air.

Belum aman

"Saat ini kondisi jalur masih belum aman untuk dilalui KA, sehingga perjalanan KA yang melalui jalur lintas Kedunggedeh - Lemahabang pada keberangkatan tanggal 22 Februari belum dapat dioperasikan," ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus.

Joni menambahkan, PT KAI memohon maaf yang sebesar-besarnya, atas ketidaknyamanan yang harus dirasakan calon penumpang KA yang dibatalkan.

Terdapat 42 perjalanan KA keberangkatan 22 Februari 2021 dengan rute dari dan menuju Jakarta sekitarnya yang dibatalkan.

Saat ini petugas sedang berupaya semaksimal mungkin agar jalur KA antara Kedunggedeh - Lemahabang dapat segera dioperasikan kembali.

Banjir membuat jalur rel KA Kedunggedeh-Lemahabang km55+100 s.d km53+600 tidak aman untuk dilewati.
Banjir membuat jalur rel KA Kedunggedeh-Lemahabang km55+100 s.d km53+600 tidak aman untuk dilewati. (Istimewa/PT KAI)

Ballast

Untuk mempercepat proses perbaikan, KAI telah menurunkan alat berat berupa mesin Profile Ballast Regulator, yang berfungsi untuk mengembalikan pondasi jalur KA seperti semula.

Arus banjir yang deras membuat banyak bagian ballast, atau batu-batu kerikil yang berada di rel KA, hanyut terbawa air.

Padahal fungsi batu itu sangat penting, yakni sebagai sebagai pondasi yang meredam getaran sekaligus menjaga keseimbangan baja rel KA.

Calon penumpang yang perjalanan KA nya dibatalkan telah dihubungi oleh Contact Center KAI121, untuk diinfokan terkait cara pengembalian tiketnya. KAI akan mengembalikan 100 persen uang pembelian tiket.
Pembatalan dapat dilakukan di seluruh stasiun penjualan tiket KA Jarak Jauh dan Lokal, hingga 30 hari setelah tanggal keberangkatan.

Info selengkapnya terkait perjalanan KA, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Alat Profile Ballast Regulator digunakan untuk memperbaiki jalur KA Kedunggedeh-Lemahabang km55+100 s.d km53+600 pada Senin (22/2/2021).
Alat Profile Ballast Regulator digunakan untuk memperbaiki jalur KA Kedunggedeh-Lemahabang km55+100 s.d km53+600 pada Senin (22/2/2021). (Istimewa/PT KAI)

Perjalanan KA pada 22 Februari 2021 yang dibatalkan itu adalah sebagai berikut:

NO NO KA NAMA KA RELASI BERANGKAT DATANG

1 1 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasarturi - Gambir 09.00 17.44

2 2 Argo Bromo Anggrek Gambir - Surabaya Pasarturi 08.00 16.42

3 7A Argo Lawu Solo Balapan - Gambir 08.30 16.18

4 10A Argo Dwipangga Gambir - Solo Balapan 08.30 16.18

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved