Destinasi Pariwisata

WOW, TURIS Asing Bisa Tinggal di Indonesia 2 Tahun dengan Long Term Visa, Syaratnya Setor Rp 2,5 M

Turis asing bisa tinggal di Indonesia selama 2 tahun, syaratnya setor uang Rp 2 miliar. Sasaran manula dan milenial

Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Wartakotalive.cpm/layar tangkap zoom
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno janjikan visa 2 tahun untuk turis asing. Foto: Sandiaga Uno dalam wawancara khusus dengan Tribunnetwork, Rabu (10/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Turis asing kini bisa tinggal di Indonesia bertahun-tahun hanya dengan satu kali pengurusan visa.

Para turis tersebut setidaknya bisa menetap di seluruh wilayah di Indonesia selama 2 tahun meski hanya sekali mengurus visa.

Biasanya, visa turis hanya berlaku paling lama 60 hari.

Berdasarkan ketentuan Kementerian Luar Negeri seperti ditulis di laman Kemenlu.go.id, visa kunjungan diberikan kepada orang asing yang akan melakukan perjalanan ke wilayah Indonesia selama 60 hari. 

Masa berlaku Visa ini dapat diperpanjang sebanyak 4 kali untuk durasi masing-masing 30 hari, dan dilakukan di Kantor Imigrasi terdekat di Indonesia.

Baca juga: Turis Kanada Kembalikan Artefak Curian dari Pompeii, Setelah Tahunan Mengalami Nasib Buruk

Baca juga: Enam Turis Asing Terpaksa Tinggal di Gua di Dekat Rishikesh Akibat Terjebak Lockdown India

"Nanti mereka bisa tinggal di Indonesia sampai 2 tahun hanya sekali mengurus visa," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan itu dalam wawancara khusus dengan jajaran redaksi Tribunnetwork melalui zoom, Rabu (10/2/2021) siang.

Deposito Rp 2 Miliar-Rp 2,5 Miliar

Warga Negara Asing (WNA) bisa tinggal di Indonesia dalam waktu 2 tahun hanya berbekal uang jaminan Rp 2 miliar sampai Rp 2,5 miliar.

Uang itu bisa diambil kembali setelah WNA yang di Indonesia bisa berstatus turis tersebut meninggalkan Indonesia atau setelah 2 tahun.

Para WNA tersebut akan diberikan visa khusus yang disebut sebagai long term visa atau disebut juga sebagai second home visa.

Saat ini, ketentuan WNA atau turis asing bisa tinggal 2 tahun menggunakan long term visa atau second home visa itu tengah digodok Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

SANDIAGA Uno Kunjungi 2.500 Titik di Indonesia & Siap Pulihkan Pariwisata yang Hidupi 34 Juta Orang

SANDIAGA Uno Serahkan Seluruh Gaji Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke Baznas, Ini Alasannya

"Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi leading sector. Ketentuan second home visa atau long term visa masih digodok Kemnkumham," ujar Sandiaga Uno.

Wawancara khusus dipandu Drektur News Tribunnetwork Febby Mahendra Putra dan dihadiri CEO Tribunnetwork Dahlan Dahi serta jajaran redaksi di jaringan Tribunnetwork se-Indonesia. 

Turis Asing Beri Jaminan Rp 2 M - Rp 2,5 M

Menurut Sandiaga Uno, meski diberi leluasa tinggal di Indonesia hingga 2 tahun, para turis asing itu tetap harus mengikuti aturan atau hukum yang berlaku di Tanah Air. 

"Para wisata asing ini harus ikuti aturan hukum dan UU yang ada di Indonesia dan punya komitmen mendepositokan dana, kalau pribadi Rp 2 miliar dan keluarga Rp 2,5 M di perbankan nasional dan akan di-lock 2 tahun," kata Sandi;

Uang tersebut, kata mantan Wagub DKI Jakarta ini, tetap milik mereka.

Setelah menyetorkan uang, visa tersebut akan diberikan kepada mereka dengan masa berlaku 2 tahun.

Program visa 2 tahun ini akan menyasar dua kelompok besar, yaitu mereka yang disebut generasi internet dan generasi Z serta generasi manula (manusia lanjut usia).

Saat ini, kata Sandi, ada fenomena di dunia dengan lahirnya generasi milenial dan generasi Z. 

Selain itu juga ada istilah Seventh Cotinent yaitu generasi yang berusia di atas 60 tahun yang memiliki kemampuan belanja cukup tinggi. 

 "Kontinen ketujuh adalah warga dunia yang usianya di atas 60 tahun dan punya spending 15 trilun dolar AS," ujar Sandiaga Uno.

Mereka itulah yang akan disasar untuk ikut program visa 2 tahun.

"Mereka itu punya waktu, tinggal di subtropis, dan ingin pindah saat musim dingin ke daerah yang lebih nyaman udaranya, seperti Bali," katanya.

Sasaran berikut adalah para pekerja milineal yang bisa bekerja dari mana saja karena menggunakan fasilitas internet. 

"Mereka itu digital nomade. Banyak advanture bekerja di berbagai bidang dan tidak perlu secara fisik ada di satu negara, tapi bisa pihdah-pindah. Mereka bisa gunakan fasilitas itu di Indonesia," ujar Sandiaga Uno.

Sandi berharap, program visa 2 tahun itu bisa diluncurkan setelah pandemi Virus Corona selesai.

"Program ini sebagai inovasi regulasi pariwisata medical atau hope tourism atau long term visa," kata Calon Wapres pada Pilpres 2019 ini.

Kunjungi 2.500 Titik

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah berkunjung ke 2.500 titik lebih di Indonesia.

Setiap kali mengunjungi daerah-daerah di Indonesia, sering bertemu dengan Tribunnetwork yang terebar dari Aceh sampai Papua.

Dan di setiap titik yang dikunjungi itu, ada keindahan pariwisata Indonesia.

Ada 5 destinasi wisata super perioritas ,yaitu Danau Toba, Sumatera Utara; Likupang, Candi Borobudur, Jawa Tengah; Pantai Mandalika, Nusa Tenggara Barat; dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. 

"Tanpa mengecilkan  mengecilkan destinasi lain, termasuk desa wisata," ujar Sandiaga Uno.

SANDIAGA Uno Serahkan Seluruh Gaji Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke Baznas, Ini Alasannya

Menparekraf Sandiaga Uno Sebut Industri Pariwisata Ingin Gunakan GeNose C19

Di tengah pandemi dan terpuruknya ekonomi, sektor pariwisata paling terpuruk. 

Sebanyak 34 juta lebih orang tergantung pada sektor pariwisata.

"Karena itu, memulihkan sektor pariwisata adalah memulihkan ekonomi kita," ujar Sandiaga Uno

Korupsi Menteri

Dalam dialog dengan redaksi Tribunnetwork, Sandiaga Uno juga ditanya seputar praktik korupsi yang dilakukan dua orang menteri kabinet Presiden Joko Widodo.

Kedua menteri itu adalah Menteri Sosial Juliari Batubara dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

"Tentu kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa dua menteri. Itu jadi pelajaran berharga," ujar Sandiaga Uno.

Karena itu, dia menerapkan zero tolerance terhadap kegiatan pemerintahan yang tidak good governance, harus tranparansi, resposibilitas, akuntabel.

"Tidak ada toleransi terhadap praktik korupi di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya. 

Kemenepar mengelola kelola sektor pariwisata yang sangat prihatin, berat, dan tertekan dengan adanya pandemi Virus Corona.

"Saya ingatkan kepada jajaran untuk tidak menciderai amanah yang telah diberikan negara kepada kita," ujar Sandiaga Uno.

Dia mengatakan, pihaknya sangat berkomitmen untuk menciptakan praktik good governance dan akan menindak tegas kepada mereka yang melakukan korupsi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved