Kereta Api

Langkah-langkah dan Syarat Melakukan Tes GeNose C19 di Stasiun Kereta Api

Inilah syarat dan langkah-langkah melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun kereta api.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Pemeriksaan Covid-19 metode GeNose C19 menggunakan sampel udara yang dikeluarkan subjek dari mulut. Keterangan foto: Petugas Dinas Perhubungan mengembuskan nafasnya pada kantong nafas, untuk dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (24/1/2021). 

Alat tes Covid-19 ini memiliki keunggulan lebih murah, lebih cepat, dan lebih akurat, dibandingkan metode pemeriksaan Covid-19 lainnya.

“Dengan Genose C19, calon penumpang akan lebih dimudahkan karena harganya yang terjangkau, serta memiliki akurasi sebesar 93-95 persen,” ujar EVP Corporate Secretary KAI, Dadan Rudiansyah.

Keunggulan produk GeNose C19 lainnya, lanjut Dadan, dibandingkan rapid test antigen dan swab test PCR ialah lebih cepat diketahui hasilnya. Metode ini hanya memerlukan waktu kurang lebih 3 menit untuk memperoleh hasil pemeriksaan.

Cara kerja

Cara kerja GeNose C19 adalah meniru cara kerja hidung manusia, dengan memanfaatkan sistem penginderaan (larik sensor gas) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam membedakan pola senyawa yang dideteksi.

GeNose C19 melakukan skrining melalui embusan nafas subjek, kemudian dianalisis menggunakan perangkat GeNose yang dikombinasikan dengan software AI yang terlatih untuk membedakan sampel napas yang diduga positif Covid-19 atau negatif Covid-19.

“Alat GeNose C19 sendiri telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan Nomor Kemenkes RI AKD 20401022883, serta ditetapkan sebagai syarat kesehatan bagi individu yang melakukan perjalanan melalui Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 5 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 11 Tahun 2021,” ujar Dadan.

Produk dalam negeri

Menyediakan layanan GeNose Test di stasiun merupakan bentuk peningkatan layanan PT KAI kepada pelanggan, serta wujud komitmen KAI untuk mendukung program pemerintah dalam menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat di moda transportasi umum.

Selain itu, penggunaan produk dalam negeri, yang merupakan karya anak bangsa ini juga merupakan dukungan KAI kepada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakkan pemerintah di masa Pandemi Covid-19.

“KAI mendukung penuh penggunaan GeNose Test di layanan kereta api. Tujuannya untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan sehat sampai di tujuan,” tandas Dadan. (*)

Syarat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun kereta api:

1. Dalam keadaan sehat

2. Memiliki tiket KA jarak jauh.

3. Tidak merokok 30 menit sebelum tes dilakukan.

4. Puasa (kecuali air putih) 30 menit sebelum pengambilan sampel napas.

Langkah-langkah melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun kereta api:

1. Mendaftar dengan memperlihatkan tiket KA dan kartu identitas, lalu membayar tarif pemeriksaan GeNose C19

2. Setelah membayar calon penumpang akan mendapat kantung GeNose C19.

3. Di depan petugas pemeriksa, calon penumpang menarik napas lewat hidung dan mengembuskannya melalui mulut sebanyak 3 kali. Dua tarikan napas pertama diembuskan ke masker, dan tarikan yang ketiga diembuskan ke dalam kantong GeNose C19.

4. Petugas akan menganalisis udara di dalam kantong menggunakan alat GeNose C19, dan hasilnya keluar 3 menit kemudian.

5. Pemeriksaan dilakukan 1 kali tanpa ulangan

6. Surat keterangan hasil pemeriksaan GeNose C19 berlaku selama 3 x 24 jam.

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved