Metode Baru Tes Covid-19 dari Inggris ini Akan Menguntungkan Traveller

Sebuah metode baru tes Covid-19 sangat mendukung kegiatan jalan-jalan, karena memberikan hasil yang lebih akurat dengan waktu proses lebih cepat.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Angkasa Pura II
Sebuah metode baru tes Covid-19 dari Inggris disebut-sebut lebih akurat dengan proses lebih cepat. Keterangan foto: Calon penumpang pesawat udara sedang melakukan tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (21/12/2020) 

Bila ditemukan virus corona 2, maka alat LamPORE ini akan menggandakan jumlah virus untuk keperluan sequencing.

Sedangkan, bila tak terdeteksi virus sasaran makan alat akan menggandakan actin control untuk keperluan proses sequencing.

Proses sequencing inilah yang akan menetapkan bahwa produk reaksi adalah SARS-CoV-2.

Kemuadian alat LamPORE ini akan mengeluarkan hasil analisis kualitatif ini dalam bentuk visual dan laporan LIMS.

Mesin yang kompak

Untuk melakukan tes ini dibutuhkan sebuah alat bernama GridION OND, yang juga keluaran Oxford Nanopore Technologies.

Alat tersebut, sebagaimana dilansir laman LamPORE, memiliki dimensi 37 cm x 22 cm x 36,5 cm, dan bobotnya 11 kilogram.

Maka tak mengherankan bila pihak Oxford Nanopore mengklain bahwa metode tes mereka bisa dilakukan di segala tempat, termasuk di tempat terpencil dengan infrastruktur terbatas.

Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pemeriksaan dengan LamPORE juga diklaim lebih murah, karena bisa melakukan pemeriksaan 9.000 sampel selama 24 jam

Tes massal

Kehadiran metode baru yang lebih canggih dan akurat dalam mendiagnosa virus corona 2 ini memang harapan para otoritas kesehatan di seluruh dunia, pada masa pandemi ini.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, metode diagnosa yang sudah digunakan selama ini dianggap belum mumpuni dalam menjaring OTG.

Di Inggris saja pada tahun lalu, dalam sebuah tes cepat (rapid test) di Liverpool, hanya berhasil menjaring 48.89 persen OTG.

Professor Sue Hill, Chief Scientific Officer for England di NHS Test and Trace, lembaga yang melakukan uji cona LamPORE ini menyatakan puas dengan hasil uji sentivitas dan ketegasan alat tersebut.

"Uji coba ini menunjukkan alat tes ini efektif saat menggunakan sampel ludah, dari subjek OTG. Kelebihan lainnya adalah alat ini mampu mendeteksi virus musim dingin lainnya, seperti flu, sehingga (otoritas kesehatan) bisa melakukan langkah pecegahan wabah ;ainnya," kata Hill yang dikutip Mirror.

Dengan ukuran alat analisis yang tidak sebesar alat laboratorium lainnya, LamPORE bisa digunakan dalam tes massal di mana saja, termasuk di bandara, stasiun kereta api, dan terminal bus.

Dan dengan biaya yang lebih murah serta proses kerja yang lebih cepat, tentunya metode ini sangat cocok dengan kebutuhan para traveller.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved