Pendakian Gunung Aconcagua

Sepuluh Tahun Pendakian Gunung Aconcagua (5): Tiba di Puncak

Max Agung Pribadi, wartawan Warta Kota, di puncak Gunung Aconcagua (6.962 meter) pada 9 Januari 2011.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Max Agung Pribadi
Max Agung Pribadi, wartawan Warta Kota, di puncak Gunung Aconcagua (6.960 meter) pada 9 Januari 2011. Dia membawa koran Warta Kota dan surat dari anak sulungnya sampai ke puncak gunung tertinggi di luar benua Asia tersebut. 

Langit cerah berbintang, sinarnya memantul di keremangan pagi, memudahkan kami melangkah di salju.

Kami berjalan beriringan dengan konstan, dan sampai ke Refugio Independencia (6.325m) satu jam kemudian.

Saya berjalan di depan mengikuti Apu, dan melihat matahari mulai terang tanah, salju pun memerah. Cuacanya tampaknya menjanjikan akan cerah sepanjang hari.

Senior KG

Di Independencia terdapat shelter kayu, dan di sekitar situlah jenazah Norman Edwin dan Didiek Samsu ditemukan.

Norman yang wartawan Kompas dan Didiek, wartawan Jakarta Jakarta, gugur dalam musibah pendakian tahun 1992.

Saya sempatkan memanjatkan doa untuk kedua pendaki senior Mapala UI tersebut, sekaligus menyampaikan salam dari kawan-kawan di lingkungan Kompas Gramedia.

Kami lalu mendaki lereng salju untuk pindah punggungan, kemudian berjalan menyisir dinding terjal menuju sebuah titik yang disebut Traverse.

Dalam pendakian itu saya mulai tercecer di belakang ditemani Marcos. Sementara Ian dan Broery di depan bersama Mauricio dan Apu. Kami terpisah jarak sekitar 150 meter.

Lepas dari Traverse, kami tiba di sebuah cerukan batu yang disebut Cave.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved