Wisata lokal

Bubur Sumeng, Penganan Kreasi Baru dari Desa Waringin Jaya Bojonggede

Bubur Sumeng, penganan kreasi baru yang akan menjadi andalan Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Tribunnews Bogor/Yudistira Wanne
Bubur Sumeng, penganan kreasi baru yang akan menjadi andalan Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Kota Bogor sekarang sudah terkenal sebagai destinasi wisata kulinernya, dengan hadirnya sejumlah restoran unik di sana.

Wilayah tetangganya, Kabupaten Bogor, rupanya tidak mau kalah, dan mulai mempromosikan keragaman kuliner yang dimilikinya.

Salah satunya adalah Bubur Sumeng, yang bisa ditemukan di Desa Waringin Jaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Penganan ini ternyata bukan kuliner asli setempat, melainkan kreasi baru yang dilakukan seseorang bernama Alfino Roberto.

Namun penampilan dan rasanya yang unik, serta namanya yang langsung nyantel di otak, maka Bubur Sumeng mulai kondang.

Inspirasi

Pria yang biasa dipanggil Fino itu menjelaskan, Bubur Sumeng terinspirasi dari pedagang bubur yang ada di wilayah Jawa Tengah, yang memiliki menu makanan lezat dan memiliki cita rasa tersendiri.

Berangkat dari sana, Fino beserta istri memutuskan untuk membuat usaha kuliner bernama Bubur Sumeng.

"Nama brand bubur diambil dari bahasa Jawa, yaitu sumeng yang artinya panas dingin. Maksud dan sasarannya adalah bubur ini bisa disantap atau dinikmati panas-panas, maupun dingin dengan tambahan es batu," ujarnya pada Minggu (17/1/2021).

"Awal berdirinya bulan Desember 2019, dan ide awal Bubur ini terinspirasi pada saat kami bertemu pedangang bubur sumsum keliling dengan mengunakan bakul pikul, di salah satu daerah di Jawa Tengah," tambahnya.

Kandungan nutrisi

Terkait keistimewaannya, Fino berani menjamin bahwa Bubur Sumeng kaya akan protein dan nutrisi lainnya yang bersahabat bagi tubuh.

"Keistimewaan bubur ini adalah tinggi protein dan sarat energi, karena dibuat dengan bahan alami berkualitas dan gula aren asli," katanya.

Pada saat ini Bubur Sumeng hanya bisa ditemukan di Desa Waringin Jaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor pada hari Minggu.
Pada saat ini Bubur Sumeng hanya bisa ditemukan di Desa Waringin Jaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor pada hari Minggu. (Tribunnews Bogor/Yudistira Wanne)

Terdampak Covid-19

Sayangnya, bisnis Bubur Sumeng yang sedang merangkak naik itu harus menghadapi rintangan bernama pandemi Covid-19.

Menurut Fino, pandemi membuat pendapatannya dari berjualan Bubur Sumeng menurun.

"Pendemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap pendapatan. Omzet menurun hampir 50 persen," katanya mengungkapkan kesulitannya di masa pandemi ini.

Anda yang penasaran dengan penganan yang satu ini, Bubur Sumeng dapat ditemukan seminggu sekali di Bazaar UMKM RW 08 Desa Waringin Jaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Anda harus datang langsung ke Desa Waringin Jaya, karena Fino belum melayani pesan-antar.

"Saat ini kami berjualan di area bazar UMKM. Untuk saat ini kami belum melayani pesan online," tandas Fino. (Yudistira Wanne)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved