Pendakian Gunung Aconcagua

Sepuluh Tahun Pendakian Gunung Aconcagua (3): AMS Menyerang Terpaksa Evakuasi dengan Helikopter

Pengalaman wartawan Warta Kota, Max Agung Pribadi, meliput pendakian Gunung Aconcagua pada tahun 2011.

Istimewa/Mahitala Unpar
Pendakian tim Indonesia Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (ISSEMU) ke Camp I Gunung Aconcagua di Argentina pada Januari 2011. 

Detri memang bukan pendaki utama dalam tim. Namun kehilangan dia karena AMS, yang sampai harus dievakuasi helikopter itu menyentak tim. Tim lalu melakukan konsolidasi.

Kabar baiknya, tim medis mengizinkan Frans mendaki karena kondisinya membaik,. Sementara Janatan tetap tidak boleh mendaki, dan berhenti di base camp.

Belakangan Janatan tinggal di base camp sampai pendakian selesai.

Dia lalu mengulang pendakian bersama tim dari negara lain, dan berhasil mencapai puncak.

Hal ini dilakukan untuk menggenapi pencapaian tim menggapai Tujuh Puncak Dunia.

Memecat pemandu

Sementara itu, hubungan tim dengan Apu sebagai kepala pemandu bukannya membaik, melainkan semakin buruk.

Perselisihan demi perselisihan terus terjadi setiap hari.

Apu kerap mempermasalahkan atau melarang hal-hal kecil, seperti bersuara keras, mengambil foto, dan lain-lain.

Kalau kata anak gaul, dia tak mau lihat orang bersenang-senang.

Puncaknya terjadi pada malam setelah Detri dievakuasi. Ian dan Frans yang biasanya sangat sabar terlibat pertengkaran sengit dengan Apu.

Saya dan Mauricio berusaha menengahi. Saya katakan kepadanya kalau begini terus, misi pendakian bisa terancam dan itu tidak dapat ditolerir.

Kami lalu berunding. Solusi yang ditawarkan adalah Apu mundur sebagai kepala pemandu dan posisinya digantikan Mauricio.

Sebenarnya sosok Mauricio memang lebih luwes. Dia kalem dan suka bercanda dengan tim.

Akhirnya kami sepakat Mauricio menggantikan posisi Apu sebagai kepala pemandu.

Sejak itu sikap Apu pun berubah, semakin menarik diri dan seperti ingin cepat-cepat menyelesaikan pendakian tersebut. (Bersambung)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved