Wisata Tangerang

Ecofarm Koang Jaya ini Cocok Dikunjungi saat Sedang Penat

Ecofarm di Kelurahan Koang Jaya, Kota Tangerang adalah kebun pertanian kota, yang juga dikembangkan sebagai destinasi wisata.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ecofarm di Kelurahan Koang Jaya, Kota Tangerang adalah gerakan pertanian kota untuk ketahanan pangan warga setempat, yang juga dikembangkan sebagai destinasi wisata. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Gaya hidup urban farming, atau pertanian kota, sedang naik daun di masa pandemi Covid-19.

Melihat tren tersebut, Pemerintah Kota Tangerang menghadirkan destinasi wisata agrowisata, untuk masyarakat pehobi bertani dan berkebun.

Tempat wisata itu bernama Ecofarm, yang terletak di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci. Luasnya mencapai 3.000 meter.

Warga RW 05 Kelurahan Koang Jaya sedang menyiram tanaman pangan yang digarapnya di lahan Ecofarm.
Warga RW 05 Kelurahan Koang Jaya sedang menyiram tanaman pangan yang digarapnya di lahan Ecofarm. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Sebenarnya, Ecofarm adalah upaya Pemkot Tangerang dalam memberdayakan lahan tidur, untuk memperkuat ketahanan pangan warganya.

Namun lahan pertanian itu ternyata juga menarik sebagai destinasi wisata minat khusus.

Hijau dan asri

Saat Andika Panduwinata, reporter Warta Kota, berkunjung ke sana, kesan yang diperolehnya adalah rasa tenang dan segar melihat hamparan tanaman yang hijau dan asri.

Ecofarm ini dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, dengan melibatkan warga RW 05 Kelurahan Koang Jaya.

Dirancang dengan konsep agrowisata, Ecofarm dibuat tidak hanya untuk menghasilkan tanaman yang produktif, tetapi juga menarik dari segi penampilan karena tanamannya diatur agar terlihat indah dan rapi.

"Dulu ini lahan yang tak terpakai. Sejak bulan Agustus lalu kami kelola bersama warga setempat. Kami juga memberikan pendampingan kepada warga secara berkala, dan memberikan bibit tanaman," ujar Kepala Bidang Pertanian DKP Kota Tangerang, Ibnu Ariefyanto, Jumat (1/1/2021).

Ibnu juga menjelaskan, lahan tersebut ditanami berbagai macam tanaman produktif. Mulai dari jagung, terong, cabai dan tomat.

"Selain untuk menunjang kebutuhan warga, konsep Ecofarm ini untuk tempat wisata yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum. Namun jika mau membawa hasil panen, silakan beli dari warga setempat yang turut mengelola," kata Ibnu.

Ecofarm di Keluarahan Koang Jaya bisa menjadi destinasi untuk melepas kepenatan pikiran.
Ecofarm di Keluarahan Koang Jaya bisa menjadi destinasi untuk melepas kepenatan pikiran. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Protokol kesehatan

Ibnu juga mengimbau, bagi masyarakat yang ingin datang agar mematuhi protokol kesehatan.

"Jadi untuk warga yang mau datang silakan, namun ingat saat ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Jadi tolong diterapkan protokol kesehatannya," ucapnya.

Walau di awal sempat mengalami kendala, kini masyarakat RW 05 telah merasakan hasil dari ketekunan menggarap lahan beserta tanaman tersebut.

"Alhamdulillah, hasilnya sudah kami rasakan dengan beberapa kali panen. Sebagian ada yang kami konsumsi, ada juga yang dijual kepada warga lainnya," kata Ketua RW 05, Ahmad Samin.

Ecofarm di Kelurahan Koang Jaya juga menyediakan sudut-sudut menarik untuk tempat berfoto.
Ecofarm di Kelurahan Koang Jaya juga menyediakan sudut-sudut menarik untuk tempat berfoto. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Lahan tanaman produktif ini tak hanya digarap oleh DKP dan warga, sebab Ecofarm juga turut dikelola oleh jajaran Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan, yaitu dengan tanaman hias, hewan ternak, dan fasilitas untuk pengunjung berswafoto. (Andika Panduwinata)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved