Natal dan Tahun Baru

Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 27 Desember 2020

Minggu (27/12/2020) diprediksi Jasa Marga menjadi puncak arus balik libur Natal 2020. Masyarakat diimbau mengatur waktu kepulangannya.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Dok. Jasa Marga
Minggu (27/12/2020) diprediksi menjadi puncak arus balik libur Natal 2020. Keterangan foto: Suasana arus kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama pada Minggu (16/8/2020). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pemerintah hanya memberi waktu sehari untuk cuti Hari Raya Natal 2020, yakni tanggal 24 Desember 2020 kemarin.

Tanggal 28 Desember masyarakat sudah harus kembali bekerja.

Karena itulah PT Jasa Marga memprediksi hari Minggu (27/12) akan menjadi puncak arus balik libur Natal 2020.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa MargaDwimawan Heru, mengatakan pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan volume kumulatif di rute menuju Jakarta sampai 178.887 kendaraan.

Angka itu lebih tinggi 13,82 persen dari arus lalu lintas normal.

"Diprediksi mayoritas sebanyak 57.404 kendaraan akan melintasi gerbang tol Cikampek Utama arah Jakarta, meningkat 35 persen dari lalin normal," kata Heru, Sabtu (26/12/2020).

Karena itu, Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat yang akan kembali ke Jakarta menggunakan jalan tol, agar dapat memperhitungkan waktu perjalanan kembali ke Jakarta, demi perjalanan yang lebih nyaman.

"Disarankan menghindari waktu puncak arus balik kendaraan besok Minggu," katanya.

Keluar Jakarta

Imbauan ini bukan tanpa penjelasan, sebab menjelang libur Natal kemarin, Jasa Marga mencatat 483.072 kendaraan meninggalkan Jakarta sejak H-2, atau 23 Desember 2020, sampai Hari Raya Natal 25 Desember 2020.

Angka tersebut merupakan kumulasi arus lalin dari beberapa gerbang tol (GT) barrier atau utama, yaitu GT Cikupa arah Barat, GT Ciawi arah Selatan, dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama arah Timur.

"Jumlah ini hanya naik 17,4 persen jika dibandingkan lalin normal," kata Heru.

Namun, bila sebagian besar kendaraan yang keluar Jakarta itu kembali di waktu yang hampir bersamaan di tanggal 27 Desember besok, sudah pasti menghasilkan kepadatan di gerbang tol.

Menurut Heru, distribusi lalin arah timur melalui GT Cikampek Utama 1 selama tiga hari itu sebanyak 146.823 kendaraan, atau naik sebesar 51,6 persen dari lalin normal.

Sedangkan yang melalui GT Kalihurip Utama 1 sebanyak 97.356 kendaraan, yang ternyata turun 2,5 persen dari lalin normal.

"Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur adalah sebanyak 244.179 kendaraan, naik sebesar 24,1 persen dari lalin normal," katanya.

Kemudian lalin meninggalkan Jakarta menuju arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 140.471 kendaraan, naik 0,1 persen dari lalin normal.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah selatan, atau lokal melalui GT Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi, sebanyak 98.423 kendaraan. Naik sebesar 32 persen dari lalin normal.

Protokol kesehatan

Heru tidak lupa mengimbau pengguna jalan tol, agar menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan 3M. Yakni menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak.

Dipastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, serta istirahat jika lelah berkendara.

Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080. (Muhammad Azzam)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved