Kereta Api

Polisi Ringkus Tiga Penjual Hasil Rapid Test Abal-abal di Stasiun Pasarsenen

Polisi menangkap tiga orang yang menjual surat hasil rapid test antibodi palsu di Stasiun Pasarsenen, Minggu (20/12/2020).

Warta Kota/Angga Baghya N
Tiga penjual surat hasil rapid test antibodi palsu ditangkap polisi di Stasiun Pasarsenen, Minggu (20/12). Keterangan foto: Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, tampak sepi dari hari biasanya, Minggu (26/4/2020). PT KAI Daop 1 mulai Jumat (24/4/2020) tidak mengoperasikan Kereta Api Jarak jauh dan Lokal. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Salah satu cara untuk menekan penyebaran Covid-19, Pemerintah mewajibkan warga yang ingin bepergian ke luar kota dengan transportasi umum memiliki surat keterangan bebas Covid-19.

Surat keterangan itu berupa hasil pemeriksaan rapid antibodi dengan hasil non-reaktif, atau hasil uji PCR dengan hasil negatif.

Bila warga tak bisa menunjukkan surat itu, dipastikan dia tak boleh naik ke pesawat udara atau kereta api jarak jauh.

Mengingat surat hasil pemeriksaan Covid-19 itu wajib dibawa, ada saja orang-orang yang memanfaatkan situasi pandemi ini untuk kepentingan pribadi.

Mereka menjual hasil rapid test abal-abal alias palsu. Namanya juga palsu, tentunya calon penumpang itu tidak diperiksa secara medis. Maka bisa terjadi ada pembawa virus corona 2 yang lolos naik ke pesawat udara atau kereta api.

Ditangkap

Untungnya tiga orang penjual hasil rapid test abal-abal itu berhasil diringkus polisi, dari Polrestro Jakarta Pusat dan Polsektro Senen.

Mereka tertangkap basah menjual surat hasil rapid tes palsu kepada para calon penumpang kereta api, di Stasiun Pasarsenen, Minggu (20/12/2020) sekitar pukul 01.30.

Mereka kemudian diketahui bernama Agus Sukiya, L Yuliman, dan Hendra Saputra.

Dari tangan ketiganya disita sejumlah surat hasil rapid tes palsu, telepon pintar, kartu identitas, dan uang Rp 142.000.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved