Natal dan Tahun Baru

Garuda Indonesia Menyambut Baik Syarat Wajib Uji PCR bagi Penumpang Pesawat Udara

Garuda Indonesia menyambut baik kebijakan Pemerintah, yang mewajibkan uji PCR bagi seluruh penumpang pesawat udara, pada libur Natal dan Tahun Baru.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/AC Pingkan
Bentuk menjaga jarak yang diterapkan Garuda Indonesia di pesawat tipe A330-300. 

Garuda Indonesia, katanya, berkomitmen menghadirkan penerbangan sehat yang terus dioptimalkan, melalui berbagai upaya penerapan protokol kesehatan di seluruh lini operasional.

“Upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19 ini tentunya membutuhkan peran aktif seluruh pihak, termasuk masyarakat luas dengan senantiasa taat dan mematuhi aturan protokol kesehatan yang ditetapkan, untuk kebaikan dan kepentingan bersama," tandas Irfan.

Syarat hasil uji PCR itu berlaku mulai tanggal 18 Desember 2020. Maka tak mengherankan bila sehari sebelumnya, Kamis (17/12), tepatnya pada pagi hari terjadi lonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

Bahkan antrean calon penumpang mengular di depan loket verifikasi dokumen hasil rapid test antibody di Terminal 3 Bandara Soetta.

Tampaknya mereka memanfaatkan waktu hari terakhir hasil rapid test antibody bisa digunakan, sebagai syarat bepergian.

"Memang hari ini terjadi lonjakan penumpang. Sehingga ada antrean panjang saat proses verifikasi dokumen kesehatan," kata, Darmawali Handoko, selaku Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta, Kamis (17/12). (*/Andika Panduwinata)

Sumber: Warta Kota

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved