Operasi ODOL di Jalan Tol Jakarta - Cikampek Sasar Kendaraan Kelebihan Beban dan Dimensi

Operasi ODOL gencar dilakukan di jalan tol, demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan tol.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Jasa Marga
Operasi ODOL (over dimension & over load) gencar dilakukan demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan tol. Keterangan foto: Sebuah truk sedang ditimbang dalam Operasi ODOL di Jalan Tol Jakarta - Cikampek pada Selasa (15/12/2020). 

Dalam operasi di TIP KM 18A, tercatat 24 kendaraan angkutan barang terjaring, dan 14 di antaranya kedapatan melanggar regulasi ODOL.

Rinciannya adalah 11 kendaraan kelebihan beban (overload), 2 kendaraan melebihi dimensi (overdimension), dan 1 kendaraan tidak melanjutkan perjalanan karena muatan melebihi 100 persen dari JBI.

Sementara 2 kendaraan tidak dilengkapi surat perjalanan.

Sementara di lokasi kedua, TIP KM 39A, sebanya 39 kendaraan terjaring, dengan 19 kendaraan melanggar ketentuan .

Rinciannya 8 kendaraan overload, 1 kendaraan overdimension, 10 kendaraan tidak dilengkapi surat perjalanan.

Dampak negatif

Kepala Umum Bagian Sekretariat BPJT, Mahbullah Nurdin, menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakan penegakan hukum ODOL ini dalam rangka menegakkan disiplin.

"Kalau kita perhatikan, kendaraan ODOL ini memberikan dampak negatif seperti memperlambat laju kendaraan lain di jalan tol, berisiko menyebabkan kecelakaan tabrak dari belakang, dan mempercepat kerusakan jalan," kata Nurdin. (Muhammad Azzam)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved