Operasi ODOL di Jalan Tol Jakarta - Cikampek Sasar Kendaraan Kelebihan Beban dan Dimensi

Operasi ODOL gencar dilakukan di jalan tol, demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan tol.

Istimewa/Jasa Marga
Operasi ODOL (over dimension & over load) gencar dilakukan demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan tol. Keterangan foto: Sebuah truk sedang ditimbang dalam Operasi ODOL di Jalan Tol Jakarta - Cikampek pada Selasa (15/12/2020). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Menjelang libur akhir tahun 2020, PT Jasa Marga mengadakan operasi over dimension & over load (ODOL) di Jalan Tol Jakarta - Cikampek.

Dalam operasi pada Selasa (15/12), terjaring 63 kendaraan berat yang kelebihan beban dan dimensi .

Operasi ODOL ini dilakukan Jasa Marga bersama Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Korlantas POLRI, BPTD, dan Dishub Jawa Barat.

Petugas Dinas Perhubungan sedang mengarahkan truk naik ke timbangan, dalam Operasi ODOL pada Selasa (15/12/2020).
Petugas Direktorat Jendral Perhubungan Darat sedang mengarahkan truk naik ke timbangan, dalam Operasi ODOL pada Selasa (15/12/2020). (Istimewa/Jasa Marga)

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan, operasi ini menyasar kendaraan non-golongan I, atau angkutan barang, yang melebihi ketentuan daya angkut dan dimensi.

Adapun titik operasi ODOL berada di Parking Bay KM 18A, tempat istirahat dan pelayanan (TIP) KM 19A, dan TIP KM 39A.

"Selama ini Jasa Marga rutin menggelar operasi ODOL di sejumlah lokasi. Salah satunya di ruas Tol Jakarta-Cikampek," kata Heru, dalam siaran pers).

Heru menerangkan, mekanisme operasi ODOL kali ini dimulai dengan menimbang kendaraan angkutan barang di parking bay KM 18A.

Harus dikurangi

Kendaraan yang melebihi 50 persen dari ketentuan jumlah berat yang diizinkan (JBI) akan diberikan sanksi, sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak boleh melanjutkan perjalanannya .

"Di titik itu, setelah muatan kendaraan tersebut dipindahkan oleh pemilik barang sampai memenuhi batas muatan yang berlaku, kendaraan tersebut dapat melanjutkan perjalanan," tutur Dwimawan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved