Wisata Bogor

Kebun Raya Cibinong, Destinasi Wisata Edukasi bagi Keluarga

Kebun Raya Cibinong siap menjadi destinasi wisata edukasi bagi masyarakat Jabodetabek.

Warta Kota/Hironimus Rama
Kebun Raya Cibinong, destinasi wisata edukasi yang tak jauh dari Jakarta. Keterangan foto: Danau Dora di Kebun Raya Cibinong. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Tak lama lagi ada destinasi wisata edukasi baru bagi masyarakat Jabodetabek, yakni Kebun Raya Cibinong.

Secara konsep, kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kebun Raya Cibinong mirip Kebun Raya Bogor, yakni untuk tujuan keilmuan.

“Fungsi utama Kebun Raya Cibinong ini untuk keilmuan, atau riset LIPI. Selain itu bisa juga untuk wisata edukasi dan wisata hijau yang kaya akan oksigen,” ujar Ade.

Pemerintah Kabupaten Bogor membangun jalan lingkar menuju Kebun Raya Bogor. Keterangan foto: Ade Yasin, Bupati Bogor.
Pemerintah Kabupaten Bogor membangun jalan lingkar menuju Kebun Raya Bogor. Keterangan foto: Ade Yasin, Bupati Bogor. (Warta Kota/Hironimus Rama)

Sementara bagi masyarakat umum, tempat itu bisa menjadi lokasi berolahraga dan rekreasi.

“Areanya lebih besar kok dari Kebun Raya Bogor di Kota Bogor,” tambah Ade.

Salah satu daya tarik di Kebun Raya Cibinong ini adalah Danau Dora, yang memiliki pemandangan indah.

Kebun Raya ini sebenarnya sudah tertata rapih dan siap menerima pengunjung. Hanya saja situasi pandemi membuat tempat ini masih ditutup untuk umum.

Jalan lingkar

Saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor sedang melakukan penataan kawasan Cibinong Raya, agar lebih rapi dan indah.

Salah satu titik yang ditata dalam program "city beautification project" ini adalah Kebun Raya Cibinong.

“Untuk penataan Kebun Raya Cibinong ini kami bangun Jalan Lingkar LIPI, supaya daerah ini menjadi kawasan wisata baru di Cibinong,” kata Ade Yasin, di Cibinong pada Senin (7/12/2020).

Menurut Ade, Jalan Lingkar LIPI itu akan menjadi akses bagi masyarakat masyarakat untuk menuju Kebun Raya Cibinong.

“Sebagai jalan akses, Jalan Lingkar LIPI itu harus bagus,” tambahnya.

Terkait city beautification project ini, Ade meminta agar program ini tidak hanya sekadar jadi secara fisik, tetapi juga dirancang agar masyarakat dapat menikmatinya.

“Saya minta ada koordinasi intensif dan sinergi antar-perangkat daerah, baik di tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian. Serta bagaimana mengatur pemanfaatannya setelah fisik bangunan berdiri,” tandas Ade. (Hironimus Rama)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved