Libur Panjang Ditengarai sebagai Biang Keladi Peningkatan kasus Covid-19 di Depok

Libur panjang memperingati Hari Raya Maulid Nabi ditengarai meningkatkan kasus positif Covid-19 di Kota Depok.

Istimewa
Ilustrasi virus corona. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Kasus Covid-19 di Depok mengalami lonjakan, yang ditengarai akibat libur panjang saat Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu.

Hingga Rabu (25/11/2020) tercatat penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 164 orang.

Sedangkan pada Selasa (24/11/2020) penambahan konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 189 kasus.

Karena itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita, berharap, rencana pemerintah mengurangi hari libur pada akhir tahun dapat terealisasikan.

Novarita mengatakan, dari data dan hasil tracing, lonjakan kasus tersebut bisa dibilang dikategorikan sebagai klaster liburan.

Kekurangan ICU

Sebab, penambahan angka kasus konfirmasi positif karena liburan tidak bisa dipandang remeh.

Membludaknya kasus ini, lanjut Novarita, membuat ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD Kota Depok maupun rumah sakit swasta penuh.

"Bisa dibilang demikian. Iya, ini klaster liburan. Saat ini ICU di semua RS di Depok rata-rata sudah terisi semua," kata Novarita di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Rabu (25/11/2020).

Penuhnya ruangan ICU itu, diakui Novarita, membuat sejumlah pasien masuk daftar tunggu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved