Penerimaan Pajak dari Usaha Restoran di Bekasi Masih Jauh dari Target, tapi Memuaskan

Penerimaan pajak dari sektor usaha restoran di Kota Bekasi masih jauh dari target, tapi sudah memuaskan.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Tedy Hafni, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Bekasi, mengungkapkan bahwa penerimaan pajak 2020 dari sektor restoran belum capai target akibat pandemi Covid-19. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pandemi Covid-19 membuat banyak usaha restoran terpuruk, termasuk di Kota Bekasi

Dari tiga sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari sektor pariwisata, penerimaan pajak dari tempat restoran di Bekasi pada tahun ini masih jauh dari target ditetapkan.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Bekasi, Tedy Hafni, menjelang akhir November ini pajak dari sektor tersebut baru terealisasi 76,92 persen.

Meski demikian, kata Tedy, pencapaian tersebut dinilai cukup memuaskan dengan situasi seperti sekarang.

"Tapi itu sudah perjuangan keras lah ya, dengan kondisi Covid-19 seperti ini," kata Tedy di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Bekasi, Selasa (24/11/2020).

Take away

Salah satu penyebab merosotnya pendapatan pengusaha rumah makan, menurut Tedy, adalah kebijakan Pemkot Bekasi melarang pengunjung makan di tempat (dine in), setelah pukul 18.00.

Kebijakan itu diambil sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat Kota Bekasi.

Ketika itu, setelah pukul 18.00 restoran masih diperbolehkan membuka gerainya, dengan catatan makanan yang dipesan harus dibawa ke pulang (take away).

Kebijakan tersebut rupanya bisa mendongkrak sedikit pendapatan usaha restoran, dan ujungnya adalah mendongkrak penerimaan pajak di tengah pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah lah dengan kondisi seperti ini. Kan dari kemarin kita membatasi waktu, sampai dengan penutupan take away saja. Sekarang sudah bisa dine in, walaupun sudah dibatasi sampai jam 6 sore, kemudian sampai jam 9 malam. Alhamdulillah sudah mencapai peningkatan walaupun persentasenya rendah," katanya.

Untuk diketahui, target penerimaan pajak 2020 dari sektor restoran sebesar Rp 259 miliar. Sedangkan saat ini baru terealisasi Rp 199 miliar atau 76,92 persen. (Rangga Baskoro)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved