Jangan Ragu-ragu Berlibur ke Jakarta, 352 Hotel dan Restoran di Ibu Kota Sudah Lulus Audit CHSE

Toko Kopi Tuku di Cipete, Jakarta Selatan merupakan salah satu dari 352 hotel dan restoran di Jakarta yang sudah memperoleh sertifikan CHSE.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
kemenparekraf.go.id
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, meninjau pelaksanaan protokol CHSE di kedai Kopi Tuku, Cipete, Minggu (22/11/2020). Kopi Tuku telah memperoleh sertifikat CHSE I Do Care. Keterangan foto: Wishnutama (kanan) bersama Andanu Prasetyo, Direktur Toko Kopi Tuku (tengah) dan Adisti, Chief People and Legal Officer Kopi Tuku (kiri) menunjukkan sertifikat I Do Care yang diperoleh Kopi Tuku. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Mau liburan ke Jakarta, tapi masih bertanya-tanya soal penerapan protokol kesehatan di Ibu Kota?

Jangan khawatir, sebab sudah 352 hotel dan restoran di Jakarta yang memperoleh sertifikat I Do Care dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sebagaimana dilansir dalam siaran pers Kemenparekraf, sampai saat ini 205 hotel dan 120 restoran di Jakarta sudah terjamin dalam hal kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (cleanliness, health, safety, environmental sustainability/CHSE).

Memindai QR Code untuk mencegah kontak fisik adalah salah satu protokol CHSE. Keterangan foto: Menparekraf Wishnutama Kusubandio sedang memindai QR code ke Toko Kopi Tuku, Cipete pada Minggu (22/11/2020).
Memindai QR Code untuk mencegah kontak fisik adalah salah satu protokol CHSE. Keterangan foto: Menparekraf Wishnutama Kusubandio sedang memindai QR code ke Toko Kopi Tuku, Cipete pada Minggu (22/11/2020). (kemenparekraf.go.id)

Sementara 552 lainnya masih dalam proses audit, untuk memperoleh sertifikat I do Care itu.

Salah satu restoran yang sudah memperoleh sertifikat ini adalah Toko Kopi Tuku di Cipete, Jakarta Selatan.

Pada Minggu (22/11) siang tadi, kedai kopi kekinian itu mendapat kunjungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio.

Inspeksi

Tentu saja Pak Menteri ini datang ke sana bukan sekadar ngopi, melainkan untuk menginspeksi pelaksanaan protokol CHSE di kedai kopi itu.

“Upaya ini dilakukan supaya dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, saat menggunakan fasilitas hotel dan restoran yang sudah melakukan sertifikasi CHSE. Sertifikasi ini diberikan gratis melalui proses audit yang sudah diselaraskan dengan berbagai macam organisasi pariwisata dunia, seperti UNWTO dan TTCI, serta Kementerian Kesehatan,” kata Wishnutama yang dilansir siaran pers Kemenparekraf.

Dia menambahkan, saat ini sertifikasi CHSE merupakan hal yang sangat penting bagi industri pariwisata, khususnya bagi pelaku usaha hotel dan restoran, untuk memulihkan kepercayaan wisatawan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved