Tes PCR Menjadi Syarat Bepergian ke Papua dan Papua Barat

Sampai saat ini bepergian ke Papua dan Papua Barat membutuhkan pemeriksaan PCR dengan hasil negatif.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/AC Pingkan
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Bandara Soekarno Hatta memeriksa surat keterangan bebas Covid-19, yang merupakan syarat untuk bepergian menggunakan pesawat udara. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Aktivitas wisata selam sudah menggeliat kembali sejak awal bulan ini, setelah keluarnya panduan protokol CHSE untuk jenis wisata ini.

Para diver sudah mulai bepergian, menuju spot-spot diving yang tersebar di seantero Nusantara.

Untuk para pehobi selam yang akan menuju wilayah Papua dan Papua Barat, jangan lupa melakukan tes PCR (polymerase chain reaction) sebelum berangkat.

Wayag yang merupakan ikon Raja Ampat, Papua Barat.
Wayag yang merupakan ikon Raja Ampat, Papua Barat. (Warta Kota/AC Pingkan)

Pasalnya hanya calon penumpang dengan hasil tes PCR negatif, yang diperbolehkan naik ke pesawat yang menuju dua provinsi paling timur di Indonesia itu.

Sebagaimana dilansir dalam siaran pers Air Asia Indonesia, maskapai ini mengingatkan kepada calon penumpangnya bahwa penerbangan menuju Sorong, Papua Barat, mewajibkan surat keterangan bebas Covid-19 lewat pemeriksaan PCR.

"Khusus penumpang tujuan Sorong (SOQ) jika bukan pemegang KTP Sorong wajib menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku maksimal 14 hari pada saat keberangkatan," begitu bunyi siaran pers tersebut.

Hal yang sama juga dinyatakan Garuda Indonesia, dalam pengumuman kebijakan operasional mereka selama pandemi Covid-19.

Disebutkan di sana, penumpang pesawat tujuan Jayapura, Biak, Nabire (Papua), dan Sorong (Papua Barat) yang tidak berdomisili di Papua atau Papua Barat, harus menyertakan hasil tes PCR dengan negatif.

SIM dan registrasi

Bahkan khusus untuk masuk Nabire harus memiliki Sirat Izin Masuk (SIM), yang ditanda tangani Bupati atau Sekertaris Daerah atau Ketua harian Gugus tugas COVID 19 Kabupaten Nabire.

Sementara diver yang akan menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus mendaftarkan kedatangannya melalui portal registration.labuanbajoflores.id.

Namun Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat tak mensyaratkan hasil pemeriksaan PCR. Hasil non-reaktif dalam rapid test sudah cukup bagi mereka.

Oh ya, ke manapun tujuan Anda, jangan lupa pula mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (e-HAC). Caranya dengan cara mengunduh aplikasinya dulu.

Nah, itulah sejumlah persyaratan bepergian yang harus ditaati para peselam, yang akan bepergian menggunakan pesawat udara.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved