Garuda Indonesia Peroleh Skor 4 dari Hasil Audit Safe Travel Barometer

Garuda Indonesia memperoleh skor 4 dari skala 5, dalam pemeringkatan yang dilakukan Safe Travel Barometer.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/AC Pingkan
Garuda memperoleh skor 4 dari hasil audit lembaga Safe Travel Barometer. Keterangan foto: Bentuk menjaga jarak yang diterapkan Garuda Indonesia di pesawat tipe A330-300. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pandemi Covid-19 membuat konsumen transportasi udara menuntut standar higienis yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Permintaan tersebut sangat wajar, mengingat virus corona 2 ini menyebar begitu cepat, dan dampaknya kepada tubuh pasiennya belum semuanya diketahui.

Kini protokol kesehatan dijalankan dengan ketat di industri transportasi udara, mulai dari bandara keberangkatan, selama perjalanan di atas pesawat, sampai di bandara ketibaan.

Sebuah lembaga bernama Safe Travel Barometer kemudian membuat pemeringkatan bandara dan maskapai penerbangan, berdasarkan protokol kesehatan yang mereka jalankan.

Dalam hasil pemeringkatan dalam kategori maskapai penerbangan, Garuda Indonesia (GA) menempati peringkat 18 secara global.

Maskapai pelat merah Indonesia ini bersaing dengan 230 maskapai lainnya di dunia, dan mendapat skor 4 dari skala 5.

Pesaing Garuda

Sementara peringkat pertama secara global diduduki oleh Emirates, yang memperoleh skor 4,4.

Diikuti pesaing senegaranya, Etihad Airways yang memperoleh skor 4,3.

Di peringkat 3 ada Qatar Airways dengan skor 4,2, dan di bawahnya ditempat Singapore Airlines yang memperoleh skor 4,1.

Bersama dengan Garuda Indonesia, ada 9 maskapai lain yang memperoleh skor 4, antara lain Korean Air, EVA Air, Asiana Airlines, dan Air Canada.

Poin penilaian

Dalam penjelasannya, Chetan Kapoor, selaku Co-Founder and Chief Strategy Officer Safe Travel Barometer, menyatakan bahwa skor itu berdasarkan hasil audit terhada 26 standar kesehatan dan keselamatan yang diinginkan konsumen, prakarsa untuk kenyamanan penumpang, pelayanan, dan pengalaman penumpang secara keseluruhan.

Untuk kategori maskapai ini ada 5 prakarsa protokol kesehatan yang ditampilkan, yakni kekerapan disinfektasi, pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, surat keterangan bebas Covid-19, dan pemakaian masker oleh pegawai maskapai.

Disebutkan dalam hasil itu, Garuda Indonesia melakukan disinfektasi armadanya setiap seusai penerbangan.

Maskapai ini juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh para penumpangnya, mewajibkan penumpang menggunakan masker dan memiliki surat keterangan Covid-19.

Petugas darat dan awak kabin GA juga telah mengenakan masker, sejak dari pendaftaran penumpang di bandara keberangkatan sampai penumpang meninggalkan bandara ketibaan.

Metode audit

Hanya saja, metode audit yang digunakan Safe Travel Barometer ini hanya secara pustaka, melalui rilis pers maskapai bersangkutan dan pemerintah negara asal maskapai tersebut.

"Tim kami terdiri dari sejumlah besar orang yang melakukan riset terhadap pengumuman resmi, rilis pers, dan artikel-artikel yang berisi informasi yang dibutuhkan. Kami juga secara aktif mencari informasi secara langsung dari maskapai dan destinasi," begitu bunyi penjelasan dari lembaga ini, mengenai metode audit mereka.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved