Ibadah Umrah

Setelah 13 Jemaah Indonesia Positif Hasil Tes PCR-nya, Arab Saudi Stop Sementara Visa Umrah

Karena 13 jemaah umrah asal Indonesia menunjukkan hasil positif dalam pemeriksaan PCR, Arab Saudi hentikan sementara pemberian visa umrah.

Twitter/ReasahAlharmain
Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara pemberian visa umrah bagi jemaah asal Indonesia, setelah ditemukan 13 jemaah memperoleh hasil positif dalam tes PCR di Arab Saudi. Keterangan foto: Suasana Tawaf pada fase 1 pemulihan ibadah umrah. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Sebanyak 13 jemaah umrah asal Indonesia terdeteksi mengidap Covid-19, dalam pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) di Arab Saudi.

Akibatnya Pemerintah Arab Saudi menghentikan dulu pemberian visa umrah bagi jemaah Indonesia.

Demikian diutarakan Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Oman Fathurahman, dalam siaran pers Kementerian Agama, mengenai evaluasi pelaksanaan umrah di masa pandemi Covi-19.

Jemaah umrah asal Indonesia tiba di hotel tempat dirinya akan menjalani masa karantina 3 hari, mulai Minggu (1/11/2020).
Jemaah umrah asal Indonesia tiba di hotel tempat dirinya akan menjalani masa karantina 3 hari, mulai Minggu (1/11/2020). (Twitter/HajMinistry)

“Saat ini Pemerintah Arab Saudi sedang menutup proses visa dalam rangka melakukan evaluasi dan pengaturan terhadap penyelenggaraan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia,” kata Oman dalam siaran pers tersebut.

Tes PCR saat karantina

Dia menjelaskan bahwa ada 13 jemaah asal Indonesia yang terkonfirmasi positif, dari hasil tes PCR yang dilakukan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, saat para jemaah melakukan karantina selama 3 hari.

"Mereka lalu diisolasi di hotel tempat jemaah menginap sampai dengan 10 hari sejak terkonfirmasi positif. Setelah itu baru diizinkan untuk salat di Masjidil Haram dan umrah. Setelah itu mereka meninggalkan Mekah untuk kembali ke Indonesia,” kata Oman, yang pada Senin (16/11) masih berada di Jeddah.

Pemerintah Arab Saudi memang sangat berhati-hati dalam pemulihan kembali ibadah umrah, sehingga pemeriksaan PCR dilakukan berkali-kali, meski pun jemaah yang datang sudah menjalani pemeriksaan serupa di negaranya.

Naas, bagi 13 jemaah Indonesia tersebut, pemeriksaan PCR mereka di Saudi menunjukkan hasil positif.

"Jemaah umrah asal Indonesia yang berangkat pada 1 dan 3 November 2020, tidak dapat melanjutkan ziarah ke Madinah dikarenakan terdapat kasus positif dalam rombongan tersebut," kata Oman.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved