Wisata Selam

Kemenparekraf Terbitkan Protokol Kegiatan Wisata Selam

Protokol kesehatan bagi sektor usaha wisata selam adalah strategi untuk memperoleh kepercayaan konsumen.

Editor: AC Pinkan Ulaan
kemenparekraf.go.id
Menyelam melihat bangkai kapal karam merupakan wisata minat khusus yang memiliki komunitas peminat cukup besar. 

Sebab protokol ini dapat menimbulkan rasa aman wisatawan, sehingga mereka kembali ke Indonesia untuk menyelam.

"Kami berharap dengan protokol CHSE ini bisa membuat nyaman wisatawan, dan semoga Indonesia bisa membuka pintunya untuk wisatawan mancanegara di waktu yang tepat dan kondisi yang tepat," ujar Ricky.

Belum boleh masuk

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa di bandara hingga saat ini masih berlaku pembatasan dalam skala besar.

Hal ini sebagai upaya memenuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami menerapkan imbauan pemerintah. Intinya kami masih melakukan pembatasan turis dalam skala besar. Mereka yang boleh datang ke Indonesia adalah orang yang memiliki kartu tinggal sementara atau kartu tinggal tetap saja. Misalnya yang sedang bekerja di Indonesia," ujar Awaluddin

Meski demikian, Angkasa Pura memberikan jaminan terhadap masyarakat Indonesia terkait penggunaan Bandara International Soekarno Hatta. Sebab, Bandara Soekarno Hatta telah dinyatakan sebagai bandara yang aman dan nyaman, dari hasil survei 217 bandara di seluruh dunia.

"Kami bersyukur pada September 2020 bandara-bandara di dunia itu melakukan penilaian bandara, dan alhamdulillah Bandara Soekarno Hatta mendapat skor 4,9 dari skala 5. Bandara Soekarno Hatta dinyatakan sebagai bandara yang aman dan nyaman untuk hasil survei 217 bandara di seluruh dunia," ujar Awaluddin. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved