Ibadah Umrah

Jemaah Umrah Indonesia Siap Berangkat ke Tanah Suci Pertengahan November

PPIU Jannah Firdaus berencana memberangkatkan 150 jemaah umrah pada pertengahan November nanti.

Twitter/ReasahAlharmain
Suasana Tawaf pada fase 1 pemulihan ibadah umrah. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pemerintah Arab Saudi kembali membuka pintu bagi kedatangan jemaah internasional yang ingin menjalankan ibadah umrah, terhitung mulai 1 November 2020.

Sebuah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Jakarta, PT Jannah Firdaus akan memberangkatkan sekitar 150 jemaah ke Tanah Suci pada pertengahan bulan November.

“Saat ini yang mendaftar (umrah) saat corona seperti sekarang ada sekitar 150 jemaah,” ucap Direktur Utama PT Jannah Firdaus Bambang Cahyadi, usai seremoni pembukaan kantor Jannah Firdaus di Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/10/2020).

Peresmian pembukaan kantor agen travel umroh dan haji Jannah Firdaus, di Rukan Venice Blok B, Jalan Kapuk Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/10/2020).
Peresmian pembukaan kantor agen travel umroh dan haji Jannah Firdaus, di Rukan Venice Blok B, Jalan Kapuk Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/10/2020). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Awalnya para jemaah itu akan diberangkatkan pada awal November 2020. Namun dengan berbagai pertimbangan, mereka baru akan pergi ke Tanah Suci pada 22 November 2020 nanti.

“Tapi karena awal November fase percobaan, khawatir kami belum tahu aturan secara komplet. Sehingga kami undur pemberangkatan, yang insya Allah 22 November,” kata Bambang.

Bambang menambahkan, pihaknya tidak memiliki target khusus seiring kembali dibukanya umrah untuk jamaah dari luar Arab Saudi.

Berbeda halnya ketika situasi dan kondisi kembali normal, seperti sebelum pandemi Covid-19.

“Dengan kuota sangat terbatas, kami masih belum punya target sekian (jumlah jemaah). Kecuali nanti kalau sudah kembali normal, target kami, misal bulan Februari sampai Juni, 10.000 jemaah,” ucapnya.

Keputusan Menteri Agama

Sementara itu, Kepala Bidang Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta H. Tabrani mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu Keputusan Menteri Agama (KMA).

“Insya Allah pada hari H tanggal 1, draft yang sudah disiapkan akan ditandatangani oleh Pak Menteri, besok hari Minggu,” ucap Tabrani.

“Jadi seluruh persyaratan yang telah dimuat dalam KMA itu. Nanti kita akan publikasikan apabila sudah ditandatangani,” katanya.

Tabrani menambahkan pihaknya belum tahu akan ada berapa banyak jemaah yang diberangkatkan umrah dari wilayah DKI Jakarta. Pasalnya data yang dibutuhkan masih berada di PPIU.

“Sampai hari ini belum dapat kita informasikan data yang riil. Karena semua travel-travel belum memberikan data yang konkret ke kami,” ucap Tabrani. (Junianto Hamonangan)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved