Seberapa Murah Harga Tiket Pesawat, Setelah Kebijakan Penghapusan PSC berlaku

Stimulus berupa berupa pembebasan pajak bandara ini disambut gembira oleh pihak PT Angkasa Pura II. Diyakini stimulus itu akan mendorong pemulihan

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Angkasa Pura II
Pesawat Garuda Indonesia sedang taxi di Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

- Rp85.000/penumpang untuk keberangkatan dari Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

- Rp50.000/penumpang untuk keberangkatan dari Bandara Halim Perdanakusuma

- Rp60.000/penumpang untuk keberangkatan dari Bandara Silangit

- Rp65.000 /penumpang untuk keberangkatan dari Bandara Banyuwangi

- Rp100.000/penumpang untuk keberangkatan dari Bandara Kualanamu

Dibayar Pemerintah

Tarif PSC tersebut akan tetap dibayarkan kepada PT Angkasa Pura II, namun bukan dari penumpang pesawat melainkan dari Pemerintah menggunakan APBN.

“Stimulus ini tentunya sangat positif karena meringankan masyarakat terkait dengan harga tiket," ucap Awaluddin.

PT Angkasa Pura II menilai insentif PSC ini dapat mendorong maskapai untuk kembali membuka, atau menambah layanan rute domestik.

Lalu maskapai menambah frekwensi terbang di rute eksisting, dan bandara dapat meningkatkan utilisasi slot time penerbangan.

“Dampaknya yang diharapkan dari insentif ini juga adalah meningkatnya pergerakan penumpang di bandara meningkat dan naiknya tingkat keterisian penumpang di pesawat," katanya.

Jumlah penumpang

Adapun sepanjang Januari – September 2020, jumlah total pergerakan penumpang (berangkat, datang, transit) di 19 bandara PT Angkasa Pura II baik itu rute internasional dan domestik mencapai 27,30 juta orang.

Di periode yang sama, jumlah penumpang yang berangkat di penerbangan rute domestik di 5 bandara dalam skema insentif PSC (Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Kualanamu, Silangit, Banyuwangi) adalah sebanyak 7,40 juta orang atau mencapai 68% dari total penumpang yang hanya berangkat di rute domestik di 19 bandara.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penumpang yang berangkat di rute domestik mencapai 5,51 juta orang, atau sekitar 75% dari total penumpang berangkat di 5 bandara tersebut.

“Data ini menandakan bahwa 5 bandara yang termasuk di dalam skema insentif PSC memiliki kontribusi cukup signifikan, dalam lalu lintas penerbangan di 19 bandara PT Angkasa Pura II. Kami akan berkoordinasi dengan maskapai agar program stimulus ini dapat dimanfaatkan dengan baik dalam upaya meningaktkan utilisasi penerbangan,” ungkap Awaluddin. (*/Andika Panduwinata)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved