Ibadah umrah

Bandara King Abdulaziz di Jeddah Sudah Berbenah untuk Menyambut Kedatangan Jemaah Internasional

Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah sudah berbenah untuk menyambuh jemaah umrah dari luar negeri.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter/ReasahAlharmain
Suasana ibadah umrah pada fase 1 pemulihan ibadah umrah. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Sudah beredar kabar bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan memulai fase 3 pemulihan ibadah umrah pada 1 November 2020.

Pada fase tersebut Arab Saudi kembali menerima kedatangan jemaah internasional untuk berumrah.

Meski belum ada pengumuman resmi dari Kementerian Haji dan Umrah soal jemaah internasional, namun persiapan di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, dianggap media Al Arabiya sebagai indikator soal ini.

Media massa yang berbasis di Dubai, Uni Emirate Arab ini melaporkan bahwa pengelola bandara Jeddah itu sedang membenahi kembali terminal khusus umrah dan haji.

Maklum, hampir 8 bulan terminal tersebut ditutup akibat pandemi Covid-19.

Protokol kedatangan

Persiapan itu ialah memasang poster informasi protokol kedatangan dan selama berada di Saudi Arabia dan ibadah umrah.

Rambu-rambu dan marka untuk mengarahkan penumpang di terminal tersebut juga sudah dipasang.

Terutama untuk memastikan pembatasan jarak fisikal antar penumpang selama di bandara.

Pintu masuk dan keluar terminal sudah dipisah, untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Al Arabiya menulis bahwa jemaah dari luar Saudi Arabia diperbolehkan datang mulai 1 November besok.

Belum ada daftar negara

Namun sampai saat ini belum ada daftar negara yang sudah diperbolehkan mengirim jemaah umrahnya.

Daftar ini, sebagaimana dilansir Arab News pada bulan lalu, akan dibuat oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi melakukan pemulihan ibadah umrah dalam tiga tahap.

Pada fase pertama yang dimulai pada 4 Oktober 2020, hanya 6.000 jemaah per hari yang boleh melakukan umrah. Itu pun waktu beribadah dibatasi hanya 3 jam untuk setiap kelompok.

Jemaah juga masih terbatas warga Arab Saudi dan warga negara asing yang saat ini bermukim di sana.

Kemudian fase 2 dimulai pada 18 Oktober lalu, yang ditandai dengan penambahan jumlah jemaah menjadi 250.000 orang per hari, atau 75 persen dari kapasitas total Masjidil Haram.

Pada fase ini, jemaah sudah diperbolehkan melakukan salat 5 waktu di Masjidil Haram.

Masjid Nabawi dan ruangan Rawdah tempat makam Nabi Muhammad di Madinah juga kembali dibuka.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved