Garuda Indonesia Hapus Tarif PJP2U dari Harga Tiket Penerbangan

Garuda Indonesia akan menghapus tarif PJP2U dalam komponen tarif tiketnya, setelah kehadiran stimulus dari Pemerintah

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Garuda Indonesia
Stupa Candi Borobudur dalam desain masker bertajuk Indonesia Pride karya Jailani. 

"Kami juga telah memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, dalam mengimplementasikan penyesuaian tarif tiket pesawat, yang akan kami berlakukan secara menyeluruh di seluruh kanal penjualan tiket Garuda Indonesia. Sesuai dengan kebijakan yang diatur stimulus PJP2U oleh Kementerian Perhubungan RI tersebut," kata Irfan.

Sesuai dengan kebijakan stimulus subsidi PJP2U dari Kementerian Perhubungan RI, ketentuan ini berlaku bagi penumpang yang melakukan pembelian tiket mulai tanggal 23 Oktober 2020 hingga 31 Desember 2020.

Waktu penerbangan berlaku di periode yang sama, khususnya di bandar udara yang telah ditentukan sebelumnya. (*/Andika Panduwinata)

Penghapusan komponen tarif PJP2U berlaku di bandara sebagai berikut:

- Bandara Soekarno-Hatta (CGK)

- Bandara Hang Nadim (BTH)

- Bandara Kualanamu (KNO)

- Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS)

- Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)

- Bandara Halim Perdanakusuma (HLP)

- Bandara Internasional Lombok Praya (LOP)

- Bandara Jenderal Ahmad Yani (SRG)

- Bandara Sam Ratulangi (MDC)

- Bandara Komodo Labuan Bajo (LBJ)

- Bandara Silangit (DTB)

- Bandara Banyuwangi (BWX)

- dan Bandara Adi Sucipto (JOG).

Sumber: Warta Kota

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved