Warga DKI Diimbau Tak Bepergian ke Luar Kota pada Libur Panjang Akhir Oktober

Warga DKI Jakarta diharapakan tak berlibur ke luar kota, pada libur panjang di akhir Oktober nanti.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pengendara mobil mengambil karcis di gerbang tol. 

Dua kelompok itu, katanya, sangat rawan terhadap penularan Covid-19.

Di sisi lain, banyak warga Jakarta yang berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Mereka tidak menyadari telah terpapar Covid-19 karena tidak mengalami batuk, demam dan flu.

Namun keberadaan mereka membahayakan orang lain, terutama yang memiliki penyakit komorbid, anak-anak, dan lansia.

“Kita harus belajar dari peristiwa dua kali libur panjang di Jakarta ini, terjadi peningkatan signifikan. Dan tentu sebagaimana yang sering kami sampaikan, kalau ada pelonggaran di mana pun itu artinya potensi orang yang keluar rumah meningkat, potensi orang yang berinteraksi juga meningkat,” kataAriza.

“Kemudian potensi kerumunan juga bisa meningkat pada akhirnya juga potensi pernularan, penyebaran bisa meningkat. Untuk itu tempat yang terbaik, sebagaimana sering disampaikan Pak Gubernur adalah tetap berada di rumah. Kecuali bagi mereka yang mempunya kegiatan penting sekali,” tandas Ariza. (Fajar Al Fajri)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved