Dicky Sumarsono: Tangkas dan Kreatif Kunci Kebangkitan Bisnis Perhotelan

Dicky Sumarsono optimistis sektor perhotelan akan bangkit, setelah didera krisis akibat pandemi Covid-19.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Dicky Sumarsono, pengamat bisnis perhotelan dan Chief Executive Officer (CEO) Azana Hotel & Resort‎. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Bisnis perhotelan akan bangkit dari keterpurukan, meski membutuhkan waktu.

Demikian pendapat Dicky Sumarsono, pengamat dan juga Chief Executive Officer (CEO) Azana Hotel & Resort‎.

Karena itu dia tetap tetap optimistis, meski situasi sektor perhotelan tampak suram akibat pandemi Covid -19.

Sebagai CEO Azana Hotel & Resort, saat ini Dicky mengelola 52 hotel yang tersebar di sejumlah kota di Tanah Air.

Dicky menuturkan, kondisi bisnis perhotelan setiap daerah di Indonesia memiliki karakter dan pemahaman bisnis yang berbeda-beda.

Daerah-daerah tertentu justru meningkat okupansinya, seperti yang terjadi di beberapa hotel yang dia kelola.

Di antaranya adalah Front One Hotel (FOH) Tulungagung, FOH Wonosobo, FOH Madura, FOH Nganjuk, Front One Inn (FOI) Kediri, Front One Cabin (FOC) Solo, Front One Boutique (FOB) Brani Solo, dan lainnya.

"Dari 52 hotel yang dikelola Azana, ada 40 hotel yang okupansinya sudah di atas 50 persen. Jadi jika dilihat secara umum bisnis perhotelan sudah mulai merangkak naik, kecuali Bali, Jakarta, Lombok yang kelihatannya terdampak paling parah dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia," kata Dicky kepada Warta Kota, Kamis (15/10/2020).

Kreatif dan entrepeneurship

Dan sebagai pelaku bisnis hotel, Dicky mengaku banyak hal yang pihaknya lakukan semenjak pandemi Covid -19 merebak.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved