Turis Kanada Kembalikan Artefak Curian dari Pompeii, Setelah Tahunan Mengalami Nasib Buruk

Seorang perempuan Kanada mencuri artefak dari Pompeii tahun 2005, dan memutuskan mengembalikan benda curian itu setelah mengalami naisb buruk.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/AC Pingkan
Kota kuno Pompeii adalah salah satu destinasi wisata populer di Italia. Turis dari Indonesia pun tertarik berkunjung ke sana. 

Bukan kejadian pertama

Tindakan Nicole, serta alasannya mengembalikan benda yang dicurinya dari Pompeii, itu mungkin terlihat seperti kejadian kebetulan.

Hanya saja, ternyata Nicole bukan orang pertama yang melakukan itu.

Para pegawai Archaeological Park of Pompeii sudah tidak heran lagi mendapat kiriman pengembalian artefak, karena hal itu sudah bertahun-tahun terjadi.

Kebanyakan artefak yang dikembalikan itu juga disertai surat, yang menceritakan soal kutukan yang dialami setelah mencuri artefak dari Pompeii.

Pihak Archaeological Park of Pompeii lalu memajang artefak curian itu, lengkap dengan surat dari pencurinya, di museum bernama Pompeii Antiquarium.

"Nilai artefak yang diambil sebenarnya tidak seberapa, tapi surat-surat itu sangat menarik dari perspektif atropologi," kata juru bicara Archaeological Park of Pompeii kepada CNN.

Setelah hampir 2.000 tahun berlalu, sisa-sisa bangunan dan jalan kota kuno Pompeii masih berdiri.

Seakan-akan menjadi pembawa kabar tentang tragedi di masa lalu itu kepada warga dunia saat ini.

Para arkeolog juga masih melakukan penelitian di sisa-sisa kota tersebut, mencoba membuat tegel mosaik, struktur, dan jalan-jalan batu di sana "bercerita" lebih banyak lagi soal budaya masyarakat Pompeii.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved