PSBB Transisi

Masih Ada Ganjalan di Pembukaan Kembali Bioskop

Pembatasan pengunjung bioskop menjadi maslaah yang mengganjal pembukaan kemabli gedung bioskop.

Pexels.com/Henry & Co
Lobi bioskop 

Sampai saat ini, menurut Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Bambang Ismadi, baru satu pengelola bioskop yang mengajukan proposal persetujuan teknis itu.

“Kemarin (Minggu, 11/10/2020) yang sudah mengajukan baru XXI. Kami kan sudah sempat paparan tinggal melanjutkan tuh nanti XXI,” kata Bambang Ismadi pada Senin (12/10/2020).

“Jadi tinggal kami kompilasi ke tim gabungan, meeting (rapat) lagi. Katanya (mereka) sudah ada simulasi juga, jadi tinggal tunggu lagi, ada koreksi atau enggak,” lanjutnya.

Dia menargetkan, surat rekomendasi persetujuan teknis beroperasi di tengah PSBB transisi itu sudah selesai kurang dari tiga hari.

“Jadi berapa lama (prosesnya) tergantung kesiapan mereka. Kami harapkan sih paling lama tiga hari lah,” katanya.

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta mengizinkan bioskop beroperasi kembali di masa PSBB transisi pada 12-25 Oktober 2020.

Hal itu diatur dalam pengaturan khusus protokol kesehatan Covid-19 di setiap sektor usaha yang ada di Ibu Kota.

Berdasarkan dokumen yang diterima dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta, jumlah penonton di bioskop maksimal 25 persen dari kapasitas.
Selain itu, jarak antar tempat duduk minimal 1,5 meter.

Penonton juga dilarang berpindah-pindah tempat duduk, atau berlalu-lalang (melantai), selama berada di ruangan teater. (Fajar Al Fajri)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved