Marina Bay Sands Gunakan Teknologi Extended Reality untuk Bangkitkan Industri MICE di Tengah Pandemi

Marina Bay Sands menggunakan teknologi canggih extended reality (XR), untuk menentukan standar industri MICE pasca-Covid-19.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Marina Bay Sands
Teknologi extended reality (XR) yang dimiliki Marina Bay Sands bisa menghadirkan seorang pembicara seminar dalam wujud hologram, meskipun orang tersebut berada di negara lain. 

Kerugian dari pembatalan itu mencapai 587 juta dolar Singapura, atau Rp 6,38 triliun.

Sementara menurut John Gregory Conceicao, selaku Executive Director Southeast Asia STB, warga negara Indonesia (WNI) merupakan salah satu penyumbang terbesar pendapatan Singapura dari sektor pariwisata. Termasuk dalam subsektor MICE.

Hanya saja John mengakui, saat ini Singapura belum bisa menerima kembali kunjungan WNI, sebagaimana diamanatkan pihak kementerian luar negeri negaranya itu.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved