Ibadah Umrah

Indonesia Masih Tunggu Keputusan Kementerian Kesehatan Arab Saudi

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah masih menunggu kabar baik dari Arab Saudi.

Twitter/HajMinistry
Suasana Tawaf pada Ibadah Haji 1440 Hijriah atau tahun 2020. Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membatasi jumlah jemaah Ibadah Haji. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Indonesia, dalam hal ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kementerian Agama RI, masih menunggu pengumuman dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi soal negara yang diperbolehkan mengirim jemaah umrah pada sisa tahun 2020 ini.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah mengumumkan akan membuka lagi ibadah umrah, mulai tanggal 4 Oktober 2020 ini.

Untuk saat ini, yang merupakan tahap pertama pembukaan kembali, hanya diperuntukan bagi warga negara Arab Saudi dan orang asing yang menetap di sana.

Baru di tahap 3 Saudi menerima jemaah dari negara lain yang tidak terletak di Jazirah Arab.

Berkaitan dengan kabar itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar, menyatakan pihaknya masih menunggu pengumuman dan izin dari Arab Saudi untuk warga negara Indonesia (WNI).

Sebagaimana dilansir siaran pers Kementerian Agama, sampai saat ini belum ada informasi resmi yang disampaikan kolega mereka di Arab Saudi, berkenaan dengan kemungkinan Indonesia memberangkakan jemaah umrah.

“Belum ada kepastian terkait izin keberangkatan jemaah umrah Indonesia. Kita masih menunggu dan berkoordinasi dengan pihak perwakilan di KJRI Jeddah,” kata Nizar pada Kamis (1/10).

Tiga tahap

Nizar mengaku sudah mengetahui bahwa Arab Saudi akan memberikan izin penyelenggaraan umrah secara bertahap. Ada tiga tahap yang direncanakan.

Pertama, mengizinkan warga negara Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana (mukimin), untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020 M.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved