Umrah

Kerajaan Arab Saudi Membuka Kembali Ibadah Umrah pada 4 Oktober 2020. Pendaftaran Lewat Aplikasi

Ibadah umrah akan dibuka kembali mulai 4 Oktober 2020, dengan jumlah jemaah terbatas.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter/HajMinistry
Suasana Tawaf pada Ibadah Haji 1440 Hijriah atau tahun 2020. Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membatasi jumlah jemaah Ibadah Haji. 

Calon jemaah juga diingatkan, ibadah umrah di masa adaptasi kebiasaan baru, atau new normal ini hanya berlangsung 3 jam sehingga jadwalnya akan sangat ketat.

Jemaah  harus disiplin dalam hal waktu, dan tak boleh berlama-lama di satu tahap.

"Jemaah yang datang dari luar Mekah, yang memesan hotel dan apartemen, harus tiba di pos pemeriksaat 15 menit sebelum jadwalnya berangkat ke Masjidil Haram. Karena mereka harus menjalani pemeriksaan, dan mendapat pengarahan dari pemandunya. Terutama dalam hal jendela waktu yang diberikan di setiap tahapan ibadah," ujar Benten.

Anak-anak juga boleh melakukan umrah bersama orangtuanya, sepanjang kondisi kesehatannya sudah masuk sistem Tawakkalna orangtuanya.

Sementara jemaah lansia juga boleh membawa pendamping, yang sudah memiliki aplikasi Tawakkalna.

Mobil tidak boleh parkir di zona tengah, yang merupakan sekeliling Masjidil Haram, kecuali milik warga.

Artinya, mobil para jemaah harus diparkir di tempat yang sudah ditentukan. Pihak Kementerian menyediakan bus ulang-alik untuk mengantar jemaah.

Fase ketiga

Fase pertama ini hanya diperuntukan bagi warga Arab Saudi, atau orang asing yang saat ini berdiam di kerjaan tersebut.

Tampaknya pada fase kedua Pemerintah Saudi memperboleh waga negara Gulf Cooperation Country (GCC), atau negara-negara tetangganya di Jazirah Arab.

Kerajaan Saudi baru membuka ibadah umrah bagi jemaah dari negara lain, di fase ketiga.

Hanya saja, saat ini belum diumumkan negara mana saja yang boleh mendaftar.

Kementerian Kesehatan Saudi yang akan menentukan daftar negara tersebut. Tentunya berdasarkan situasi pandemi Covid-19 di negara tersebut.

"Jemaah dari luar negeri juga harus melakukan pendaftaran seperti warga Saudi. Mereka bisa memesan waktu kedatangan, dan kami akan memberikan pelayanan penuh ketika mereka tiba," Mohammed Saleh Benten, Menteri Haji dan Umrah Saudi Arabia.

Artinya jemaah dari luar Saudi juga bisa mengunduh aplikasi Eatmarna.

Saat ini, sebagaimana dilansir Riyadh Xpress, aplikasi tersebut sudah tersedia di Apple store, dan kabarnya versi Android akan segera dirilis.

Baik Arab News maupun Riyadh Xpress tidak menyebutkan, apakah jemaah dari luar negeri juga harus mengunduh aplikasi Tawakkalna.

Kesempat bagi orang asing

Pembukaan kembali ibadah umrah disambut gembira masyarakat Saudi, dan mereka sepakat dengan kebijakan Pemerintah soal pembatasan jumlah jemaah.

Salah satunya diungkapkan oleh Khairallah Al-Zahrani, seorang guru sekolah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved