Hore, Seluruh Uni Emirat Arab Sudah Terima Wisatawan

Uni Emirat Arab sudah membuka pintu untuk kunjungan wisatawan luar negeri. Namun denda pelanggaran protokol kesehatannya bikin ngeri.

DCTM
Pantai Burj Al Arab di Dubai. 

Sementara ada pula hotel yang memasang gerbang sanitizer, di mana cairan disinfektan akan menyemprot setiap orang dan benda yang melewatinya.

Ketika bersantai di kolam renang hotel, tamu diberikan handuk yang terbungkus plastik.

Petugas penjaga keselamatan (lifeguard) pun mendapat tugas tambahan, yakni mengawasi jarak antar-orang di dalam atau di pinggir kolam.

Protokol baru juga diberlakukan di restoran, dan yang paling menonjol adalah tak ada lagi buku menu.

Jadi, untuk memesan makanan tamu harus membuka menu di telepon pintarnya, lalu memindai kode QR di sana.

Tes PCR gratis

Menurut CNN, beberapa hotel di Dubai, termasuk yang paling ikonik Atlantis The Palm, memberikan layanan tes PCR gratis bagi para tamu internasional, yang menginap 5 malam atau lebih. Layanan ini tersedia sampai 18 Desember 2020.

Sementara sejumlah hotel menawarkan tes PCR berbayar, sehingga tamu mereka tak perlu mencari laboratorium untuk melakukan tes ini sebelum kembali ke negaranya.

Fasilitas ini memang dibutuhkan oleh para tamu yang berasal dari Inggris, negara-negara Uni Eropa, dan negara-negara lain yang mewajibkan hasil negatif di tes PCR untuk semua orang yang datang dari luar negeri.

Tempat tes PCR juga dikabarkan sangat mudah ditemukan di Dubai pada saat ini, sehingga memudahkan orang yang membutuhkannya.

Tes lagi

Sebaliknya, wisatawan yang akan berlibur ke Dubai juga harus menunjukkan surat pemeriksaat tes PCR, dengan hasil negatif di Bandara Dubai.

Bahkan, pengunjung dari beberapa negara yang merupakan zona merah, atau penumpang pesawat yang menunjukkan gejala Covid-19, harus melakukan tes ulang sebelum diperbolehkan ke luar bandara.

Untungnya, menurut CNN, Bandara Dubai jauh lebih sepi dari biasanya, sebab proses kedatangan menjadi lebih lama dan berbelit-belit.

Penumpang harus mendaftarkan kedatangannya melalui aplikasi Covid-19 DXB. Kemudian tak boleh berbaris terlalu dekat di ko ter imigrasi.

Saat menunggu bagasinya di ban berjalan, juga harus menjaga jarak sehinga proses pengambilan bagasi menjadi lama.

Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved