Wabah Covid 19

Wishnutama: Sudah 30 Hotel di DKI Siap Sediakan Kamar untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Sudah 30 hotel di DKI Jakarta bekerja sama dalam program Covid-19 Pemerintah, menjadi tempat isolasi bagi pasien OTG. Ini cara check in di hotel itu.

Editor: AC Pinkan Ulaan
kemenparekraf.go.id
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, saat meninjau kesiapan hotel sebagai lokasi isolasi mandiri pasien terkonfirmasi Covid-19 di Jakarta. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Terus bertambahnya kasus Covid-19 di Ibu Kota Jakarta membuat Pemerintah membutuhkan tempat baru untuk mengisolasi para pasien penyakit ini.

Maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan akan menggunakan sejumlah hotel di Ibu Kota, sebagai lokasi isolasi para pasien, terutama yang tanpa gejala, atau yang dikenal sebagai OTG.

Untuk membantu ketersediaan kamar isolasi ini, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng industri perhotelan dalam menyediakan kamar isolasi bagi pasien mandiri dengan gejala ringan dan tanpa gejala.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, hingga saat ini dukungan dari industri perhotelan untuk program ini semakin tinggi.

Hal ini menunjukkan kerja sama yang kuat dari industri pariwisata dan ekonomi kreatif, dalam upaya menekan penyebaran Covid -19.

"Industri hotel harus dapat mengikuti assessment yang disyaratkan Kementerian Kesehatan. Kesiapan hotel harus dapat dipastikan Kementerian Kesehatan, agar jangan sampai justru terjadi klaster baru," kata Wishnutama dalam siaran pers-nya diterima Warta Kota pada Selasa (22/9/2020).

Wishnutama mengatakan, hingga saat ini sudah ada 30 hotel di DKI Jakarta yang siap untuk bekerja sama.

Standar prosedur operasi

Kemenparekraf bersama Kemenkes juga sedang menyusun standar prosedur operasi, terkait mekanisme pelaksanaannya. Seperti, prosedur masyarakat yang positif terinfeksi Covid -19 namun tanpa gejala bisa check-in di hotel-hotel yang telah ditentukan.

Kemenparekraf juga akan menyiapkan dan menanggung biaya akomodasi, berupa minimal hotel sekelas atau setara bintang 3, termasuk konsumsi serta layanan binatu tiap harinya.

Sementara Kemenkes akan menangani keperluan medis seperti biaya obat, ambulans juga kunjungan dokter.

"Pemilihan hotel yang kami siapkan berdasarkan masukan dari PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia). Selain usulan PHRI tersebut, bagi hotel yang sudah siap silakan kirim pengajuan ke Kemenparekraf/Baparekraf untuk selanjutnya ditinjau oleh Kemenkes," kata Wishnutama.

Tak ada tamu lain

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, mengatakan, program ini akan difokuskan terlebih dahulu di Jakarta, kemudian menyusul beberapa provinsi lain di Indonesia hingga Desember 2020.

“Syarat untuk hotel yang menjadi mitra yaitu tidak boleh menerima tamu lain kecuali pasien konfirmasi tanpa gejala," kata Nia Niscaya.

Sementara Tenaga Ahli Menteri Kesehatan Bidang Krisis Kesehatan, dr Iwan Trihapsoro, yang ditunjuk sebagai PIC Kemenkes untuk program ini mengatakan, diperlukan pelatihan untuk karyawan hotel agar mereka tidak takut namun tetap waspada.

Pihak Kemenkes juga berpandangan bahwa petugas hotel disarankan untuk tidak berhubungan langsung dengan pasien konfirmasi tanpa gejala, atau bisa mendapat kebijakan bekerja dari rumah (WFH) oleh manajemen hotel sehingga memerlukan koordinasi lebih lanjut.

PCR positif

"Nantinya setiap orang yang positif Covid -19 namun tanpa gejala bisa langsung datang ke hotel, dengan membawa KTP/kartu keluarga dan hasil tes usap (PCR) positif. Namun sebelumnya masyarakat yang akan menggunakan fasilitas isolasi mandiri ini diharuskan untuk meminta rujukan ke puskesmas terlebih dahulu," kata Iwan.

Sedangkan untuk alur pasien, adalah membawa hasil tes PCR positif, check in hotel, diisolasi selama 14 hari.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved