Wisata Bekasi

Ekowisata Mangrove Pantai Mekar Muara Gembong ini Menanti Dikunjungi

Hutan mangrove di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi ini bisa dilirik, untuk berwisata yang dekat-dekat saja dari Jakarta.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ekowisata Mangrove Muara Gembong, menjadi andalan Kabupaten Bekasi untuk menarik pengunjung. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Gara-gara pandemi Covid-19, warga Jakarta tak bisa liburan ke tempat yang jauh-jauh di luar negeri.

Di masa seperti ini memang waktunya mengubek-ubek tempat wisata di dalam negeri. Bahkan kalau perlu yang di sekitar tempat tinggal kita atau kota kita.

Pasti banyak warga Jakarta yang belum pernah ke wisata mangrove di Muara Gembong, Bekasi kan?

Kabar baiknya, ekowisata mangrove Pantai Mekar Muara Gembong kini sudah dibenahi sehingga lebih menarik untuk dikunjungi.

Tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata pesisir andalan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Bantuan dari Pertamina

Awalnya tempat itu hanya hutan mangrove biasa, bahkan kondisinya sangat memprihatinkan.
Akan tetapi bantuan dari Pertamina datang, dan mampu menyulap kawasan hutan bakau itu menjadi destinasi wisata.

"CSR (corporate social responsibility) Pertamina digunakan untuk membangun track mangrove maupun hiasan ornamen dari bambu, yang bisa dijadikan spot foto," ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Citra Bahari, Rusianto, kepada Warta Kota belum lama ini.

Tak hanya membangun track, yang berbentuk jembatan terbuat dari bambu, Pertamina juga melakukan penanaman puluhan ribu pohon mangrove di wilayah pesisir Muara Gembong.

Tambahan pohon-pohon mangrove membuat tempat ekowisata di wilayah Kabupaten Bekasi menjadi menarik.

Meski lokasinya jauh, tapi pengunjung yang datang bukan hanya warga Bekasi, melainkan dari berbagai daerah.

Wisata hutan mangrove Pantai Mekar ini sebenarnya dibuka tahun 2016. Akan tetapi baru mulai dikembangkan pada tahun 2017.

Universitas Diponogoro (Undip) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) juga turut memberi perhatiannya, dengan melakukan penanaman pohon mangrove.

Rusianto menceritakan, Pertamina kerap melakukan kegiatan di wilayah pesisir Muara Gembong.

Mulai dari bersih-bersih sampah sampai memberi bantuan tumbler dan peralatan sekolah.

"Iya kita bersyukur atas perhatiannya, kepeduliannya. Sering adakan kegiatan di sini, warga jadi pada senang," terang dia.

Jembatan bambu bantuan dari Pertamina ini memudahkan pengunjung menjelajahi hutan mangrove.
Jembatan bambu bantuan dari Pertamina ini memudahkan pengunjung menjelajahi hutan mangrove. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Restorasi ekosistem mangrove

CSR Staff Pertamina EP Asset 3 Tambun Field, Noor Taufiq, membenarkan pihaknya menaruh perhatian terhadap hutan mangrove di Muara Gembong sejak tahun 2016.

Pasalnya kondisi hutan mangrove di pantai utara Bekasi itu sangat mengkhawatirkan.

Banyak hutan mangrove yang ditebang, dan lahanya menjadi permukiman serta tambak oleh masyarakat setempat.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved