New Normal

Jangan Pilih Masker yang Asal-asalan, Kenali Efektivitas Setiap Jenis Masker

Masker adalah peranti wajib manusia saat bepergian. Namun ada masker yang berfungsi sangat bagus, dan ada yang tidak.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram/airasia
Pramugari dan pramugara Air Asia Malaysia mengenakan masker dan goggles saat bertugas, untuk melindungi diri dari penularan virus. 

Kemudian lapisan luar harus dibuat dari bahan yang bersifat hydrophobic. Artinya bahan ini tak tembus uap air.

Material yang bersifat seperti ini adalah polyester atau kombinasi polyester dan katun.

Masalah katun

Imbauan WHO itu sejalan dengan penelitian yang diakukan University of Chicago pada April lalu.

Sebagaimana dilansir laman Science Alert, dalam penelitian itu ditemukan bahwa kain katun anyaman 600 benang tidak efektif dalam menyaring aerosol.

Biar pun digunakan dua lapism namun aerosol tetap bisa menembusnya. Karena itu para peneliti menyarankan agar menyelipkan bahan sutera, chiffon, atau flannel di antara dua kain katun, karena akan meningkatkan efektivitasnya.

Hanya saja, masker kain 3 lapis memiliki kemampuan rendah dalam pengukuran air-flow rates.

Pengukuran air-flow rates ini digunakan untuk melihat kemampuan filter dalam menyaring semburan udara yang cepat, seperti bersin dan batuk.

Karena itu saran mereka, masker kain hanya boleh digunakan oleh orang yang sehat.

Kemudian masker kain katun dua lapis sebaiknya hanya digunakan di kegiatan luar ruang.

Untuk kegiatan di dalam ruangan, pilih masker kain tiga lapis bila  kondisi badan sedang sehat.

Bila merasa tidak enak badan, sebaiknya tetap tinggal di rumah, atau gunakan masker bedah untuk kondisi sangat darurat.

Beda metode

Beberapa universitas di Amerika meneliti efektivitas berbagai material kain, dalam hal menyaring droplet, aerosol, dan semburan udara.

Namun hasil penelitian itu bermacam-macam, dan tak jarang menafikan hasil penelitian sebelumnya.

Pasalnya metode penelitian yang digunakan juga bermacam-macam, tergantung aliran para penelitinya.

Bahkan definisi aerosol juga berbeda-beda antara satu peneliti dengan lainnya.

Masker dengan katup udara ini diperuntukan untuk kegiatan industrial.
Masker dengan katup udara ini diperuntukan untuk kegiatan industrial. (Istimewa)

Katup udara

Di pasaran juga beredar masker yang bentuknya seperti N95, namun memiliki katup udara.

Masker seperti itu memang bagus untuk melindungi pemakaianya, dan lebih nyaman digunakan karena sirkulasi udara yang lebih baik.

Hanya saja, masker seperti itu berbahaya bagi orang lain, karena katup udaranya tak menyaring udara dari penggunanya.

Masker dengan katup udara itu sebenarnya diperuntukan bagi dunia industri, bukan kesehatan.

Masker itu bagus dalam melindungi penggunanya dari debu dan aerosol bahan kimia, dan didesain untuk di dalam ruangan yang berisi orang-orang sehat.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved