PSBB Jakarta

Ancol Tutup Selama PSBB Jakarta, Masa Berlaku Tiket Mengalami Penyesuaian

Taman Impian Jaya Ancol akan tutup selama masa PSBB DKI Jakarta, yang dimulai 14 September 2020. Namun pemilik tiket Ancol tak perlu khawatir.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Angga Baghya N
Petugas Sea World di Taman Impian Jaya Ancol sedang membersihkan koridor di bawah akuarium besar, Senin (15/6/2020). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Warga Jakarta lupakan dulu berwisata pada pekan depan sampai entah kapan, sebab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Di masa PSBB itu, seperti dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan tempat hiburan yang dikelola Pemprov DKI juga ditutup.

Maka Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, Kawasan Monumen Nasional (Monas), dan sebagainya, tak akan buka selama masa PSBB berlangsung.

Pihak Ancol pun sudah memastikan hal ini dalam siaran pers yang dibagikan kepada media massa.

Tempat wisata pesisir di wilayah Jakarta Utara akan tutup selama PSBB, termasuk wisata pantai.

Masa berlaku tiket dan tiket tahunan

Rika Lestari, selaku Department Head Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol, mengingatkan kepada masyarakat yang sudah membeli tiket Ancol secara daring, tiket yang mereka miliki bisa digunakan sampai tanggal 30 Juni 2021.

"Jika nanti akan digunakan, calon pengunjung tetap harus melakukan reservasi lebih dahulu," tulis Rika dalam siara pers tersebut.

Sementara bagi masyarakat yang memiliki Annual Pass Ancol, Dunia Fantasi, Sea World Ancol, dan Ocean Dream Samudra, pihak Ancol akan membekukan masa aktif tiket tahunan itu.

"Pengunjung akan mendapat perpanjangan masa periode dengan jumlah hari pembatasan wilayah dan usia, serta jumlah hari Ancol tutup mulai tanggal 14 September 2020," ujar Rika.

Usaha kuliner

Selain menutup kembali tempat wisata milik pemda, Pemprov DKI juga menyatakan bahwa restoran, pusat jajanan, dan kafe tak boleh melayani pengunjung makan di tempat.

“Kegiatan usaha makanan, rumah makan, restoran dan kafe boleh tetap beroperasi, namun tidak boleh menerima pengunjung makan di lokasi,” kata Anies.

“Jadi pesanan diambil dan pesanan diantar, tapi tidak di lokasi. Karena kami menemukan di tempat-tempat inilah terjadi interaksi yang mengantar kepada penularan (Covid-19),” kata Anies.

Sampai saat ini Pemprov DKI belum mengumumkan lebih jauh soal PSBB ini, selain tanggal dimulainya yakni 14 September 2020. (Fajar Al Fajri/*)

Sumber: Warta Kota

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved