Wisata Sepeda

Menjelajah Karst Klapanunggal dengan Sepeda, Jalur Menantang dengan Pemandangan Indah

Petualangan menantang masih ada di sekitar Jakarta. Tim Warkot Gowes menyiksa sepeda dan betis dan menemukan tantangan dan keindahan di Klapanunggal.

Warta Kota/Murtopo
Jalan berbatu dan menanjak di kawasan karst Klapanunggal. 

Sementara ban belakang yang tergelincir membuat tenaga seperti terlepas dari putaran crank.

Di antara dengus nafas dan teriakan putus asa, terselip kegembiraan.

Apalagi di puncak punggungan yang terbuka, pemandangan begitu indah. Angin sejuk bertiup meredakan panas tubuh yang berpeluh di tanjakan.

Penelusuran melintasi kawasan hutan sepanjang hampir 20 kilometer, dan tidak ada permukiman penduduk.

Karena itu perlengkapan standar seperti ban dalam cadangan, pompa, dan toolkit perlu dibawa.

Benar saja, di tengah hutan itu ban belakang sepeda Araya 92, yang ditunggangi Max, bocor terkena duri.

Operasi mengganti ban dalam hanya membutuhkan waktu 15 menit. Setelah itu kami lanjutkan perjalanan.

Namun tantangan lain datang, yakni menipisnya persediaan air minum.

Tengah hari itu mentari benar-benar garang bersinar, dengan suhu sampai 42 derajat Celcius.

Air minum dalam bidon begitu cepat tersedot kebutuhan badan. Maka bermain sepeda di kawasan ini sebaiknya membawa persediaan air lebih. Minimal membawa dua bidon (botol air) di sepeda.

Semakin tinggi mendaki, pemandangan lansekap ke arah Klapanunggal dan Bogor semakin indah.

Tim Warkot Gowes dan Agus Munjul, dengan latar belakang pemandangan indah kawasan karst Klapanunggal, Sabtu (5/9/2020).
Tim Warkot Gowes dan Agus Munjul, dengan latar belakang pemandangan indah kawasan karst Klapanunggal, Sabtu (5/9/2020). (Istimewa/Agus Munjul)

Pemandangan indah

Di puncak Sodong, kami berdiri di sepotong bukit tanah yang tersisa dari pengerukan.

Di situ pandangan hampir 360 derajat ke arah dataran luas, yang hijau membiru di kejauhan. Sungguh menyegarkan.

Turun dari puncak Sodong, kami sempatkan mampir ke Goa Tawanan. Goa pendek itu menyuguhkan sejumlah ornamen seperti stalagtit, stalagmit, dan flowstone. Pintu masuknya terletak di atas bukit kapur, dekat kampung kecil.

Gua Tawanan merupakan salah satu gua yang terdapat di kawasan Karst Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
Gua Tawanan merupakan salah satu gua yang terdapat di kawasan Karst Klapanunggal, Kabupaten Bogor. (Warta Kota/Murtopo)

Klapanunggal, sebagaimana kawasan karst (perbukitan kapur) lainnya memang menyimpan pesona tersendiri.

Di samping aneka mineral yang jadi bahan baku industri semen, pemandangan alamnya unik.

Perbukitan kapur dengan puncak-puncaknya berupa kerucut atau tonjolan bukit kapur, doline atau cekungan, dan tebing alam menjadi daya tarik kawasan ini.

Di sana juga banyak goa alam dan sumber air, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan warga atau tempat wisata seperti tempat pemandian Sodong.

Belum lagi wisata minat khusus seperti bersepeda lintas alam, penelusuran goa, dan panjat tebing.
Di jalur ini, dari atas sepeda, kami begitu terkesan pada indahnya kawasan karst Klapanunggal. (max/mur)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved