New Normal

Ini dia Tiga Dasar Pertimbangan Pemprov DKI Jakarta dalam Rencana Pembukaan Kembali Bioskop

Inilah dasar pertimbangan Pemprov DKI Jakarta, dalam rencana pembukaan kembali bioskop.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Wakil GUbernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, saat meninjau kesiapan bioskop di Mal PGC, Sabtu (29/8/2020). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Walaupun banyak mendapat tentangan, namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersikukuh membuka kembali bioskop.

Rupanya ini yang menjadi dasar pertimbangan Pemprov DKI, sebagaimana diutarakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, saat mengecek kesiapan protokol kesehatan di Bioskop PGC Cililitan, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020).

Wagub menjelaskan, keputusan membuka kembali operasional bioskop telah dipertimbangkan secara matang, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meyakini bioskop aman dikunjungi warga, meski di saat pandemi Covid-19.

Menghadap ke depan

"Kalau di bioskop orang itu menghadap ke depan, ke satu arah. Di restoran dan perkantoran bisa berhadap-hadapan, maka potensi penyebaran di bioskop lebih kecil," kata Ariza di lokasi.

CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor resmi dibuka, Kamis (23/1/2020).
CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor resmi dibuka, Kamis (23/1/2020). (Wartakotalive.com/Mochammad Dipa)

Lebih banyak diam

Selain itu, tak banyak kegiatan yang dilakukan di dalam bioskop selain melihat dan mendengar.

Hal itu juga mengurangi potensi penularan virus corona, akibat nyaris tak ada percikan air liur yang biasanya muncul di aktivitas bicara, teriak, dan benyanyi.

"Kemudian di bioskop itu umumnya tidak mengenal satu sama lain. Jadi potensi bicara hampir tidak ada, dan tidak boleh berisik. Dan di bioskop hanya mendengar dan melihat. Itu juga menyebabkan bioskop lebih baik daripada restoran, perkantoran, dan pesawat," katanya.

Protokol kesehatan

Meski begitu, pihaknya meminta agar pengelola bisa membersihkan bioskop sesering mungkin, serta melakukan pengawasan protokol kesehatan secara ketat kepada pengunjung.

"Secara rutin dilakukan pengecekan agar tidak ada yang ngelanggar. Di bioskop sirkulasi udaranya jauh lebih baik. Kami minta petugas secara rutin membersihkan dengan disinfektan. Pastikan 3M tetap berjalan," ujarnya.

Waktu pembukaan bioskop sendiri belum ditentukan waktunya secara pasti oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pengelola bioskop yang telah siap memberlakukan protokol kesehatan di dalam studio, bisa langsung mengajukan izin operasi ke Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. (Rangga Baskoro)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved