Jangan Kaget Bila Melihat Tolak Angin dalam Bahasa Arab di Arab Saudi

Jika sedang berlibur ke Arab Saudi, jangan kaget bila menemukan jamu Tolak Angin dengan tulisan Arab.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
sidomuncul.co.id
Tolak Angin sudah diekspor ke Arab Saudi, sehingga masyarakat Indonesia yang sedang berlibur ke sana bisa memperoleh jamu ini dengan mudah. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti tahu jamu Tolak Angin.

Dan pasti banyak juga yang meminumnya di kala pusing dan meriang gara-gara masuk angin.

Nah, ada kabar baik nih bagi pencinta Tolak Angin, yakni jamu produk PT Sido Muncul ini sekarang bisa diperoleh dengan mudah di Arab Saudi.

Bukan hanya dijual di toko Indonesia di sana, melainkan juga di toko-toko obat dan pasar swalayan asli Arab Saudi.

Sebagaimana diwartakan Arab News, ekspor pertama jamu Indonesia telah tiba di Arab Saudi pada pekan lalu.

Nah, sudah tahu dong jamu apa yang diimpor ke Arab Saudi itu? Ya, tak lain dan tak bukan adalah Tolak Angin yang kondang itu.

Jadi, warga negara Indonesia yang sedang melaksanakan ibadah umrah atau haji, atau sekadar berwisata ke Arab Saudi, bisa memperoleh Tolak Angin dengan mudah di sana.

Sebagaimana disampaikan CEO Sido Muncul, Irwan Hidayat, kepada Arab News, ekpor resmi pertama Tolak Angin sebanyak satu kontainer senilai 100.0000 dolar AS (sekitar Rp 1,5 miliar).

Dia pelu menyebut ekspor ini sebagai yang pertama dan resmi, sebab ekspor ini ditujukan kepada mitranya, Mizanain Marketing and Trading, perusahaan importir dari kerajaan tersebut.

Sebelum ini Tolak Angin memang sudah dijual di Arab Saudi, sebab Sido Muncul mengirim Tolak Angin ke toko Indonesia di Kerajaan Saudi.

"Pengiriman ini merupakan ekspor resmi kami yang perdana, setelah produk kami mendapat pengesahan dari Otoritas Pangan dan Obat Saudi (BPOM setempat). Tulisan di kemasan produk ini menggunakan huruf dan bahasa Arab," kata Irwan.

Menurut Irwan, Tolak Angin itu kemudian akan dijual di toko-toko besar.

Produk lain menyusul

Setelah Tolak Angin berhasil memperoleh izin dijual secara resmi di Arab Saudi, menurut Irwan, Sido Muncul akan mendaftarkan produk-produk lainnya agar juga bisa dipasarkan di negara tersebut.

"Selain itu kami juga berupaya memperoleh lisensi distribusi dari BPOM-nya Saudi, sehingga akan mempermudah melakukan promosi untuk memperoleh kepercayaa pelanggan lokal," kata Irwan.

Untuk sementara ini, target pasar Tolak Angin memang masih masyarakat Indonesia di Arab Saudi.

Namun, dalam wawancara dengan Arab News, distributor Tolak Angin di Saudi menyatakan bahwa masyarakat asli Saudi pun menyukainya. Bahkan sudah menjadi favorit mereka.

Target pasar

Sementara itu, Kasan Muhri, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (RI), mengatakan bahwa target pasar jamu Indonesia di Arab Saudi adalah WNI yang tinggal di sana.

Ditambah lagi jemaah umrah dan haji Indonesia, yang jumlahnya sangat besar.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved