New Normal

Penumpang dari Indonesia Sudah Boleh Transit di Bandara Changi, bila Gunakan Penerbangan SIA Group

Singapura sudah menerima kembali penumpang pesawat dari Indonesia, untuk transit di Bandara Changi.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram/singaporeair
Pesawat A330 milik Singapore Airlines tengah lepas landas dari Chubu Centrair International Airport, Jepang. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Penumpang pesawat dari Indonesia kini sudah diperbolehkan transit di Bandara Changi.

Hanya saja, orang tersebut harus tercatat sebagai penumpang pesawat Singapore Airlines dan para anak perusahaannya (SIA Group).

Sebagaimana diwartakan harian Singapura, Strait Times, negeri jiran tersebut sudah membuka kembali Bandara Changi, untuk penumpang transit yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Sebelumnya pada pekan lalu, penumpang pesawat SIA Group asal Vietnam dan Kamboja juga sudah diperbolehkan transit di Changi.

Pihak SIA merilis siaran pers pada Selasa (18/8), yang berisi bahwa penumpang SilkAir dan Scoot dari lima negara Asean itu juga sudah dierbolehkan transit di Bandara Changi, oleh Otoritas Penerbangan Sipil Singapura.

SilkAir dan Scoot adalah anak perusahaan Singapore Airlines, yang artinya bagian dari SIA Group.

Kota di Indonesia

Dalam siaran pers itu turut disebutkan bahwa penumpang asal Indonesia, yang sudah mendapat lampu hijau transit di Singapura, adalah penumpang dari Jakarta, Medan, dan Surabaya.

Sementara traveller dari Malaysia yang bisa transit di Singapura adalah penumpang Scoot dari Ipoh, Kuching, Kuala Lumpur, dan Penang.

Penumpang SIA dan SilkAir dari Kuala Lumpur juga bisa transit di Singapura.

Sementara penumpang dari Thailand yang bisa transit di Singapura adalah penumpang SIA dari Bangkok.

Ketiga negara itu, disebut Strait Times sebagai penyumbang penumpang transit terbesar di Bandara Changi.

Hanya saja, sejak Singapura menutup perbatasannya bagi penumpang transit pada Maret 2020, tak ada lagi warga Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang mendarat di Changi.

Sebelum memperbolehkan penumpang dari negara-negara tetangganya transit, Pemerintah Singapura telah lebih dulu mengizinkan penumpang pesawat dari beberapa negara di luar Asean untuk transit.

Beberapa di antaranya adalah Australia, Tiongkok, Italia, dan Swiss.

Changi krisis

Para pakar di Singapura yang diwawancarai Strait Times menyatakan, pembukaan Bandara Changi bagi penumpang transit akan membantu sedikit keuangan SIA, yang sudah dalam kondisi gawat.

Hanya saja, permintaan pasar penerbangan memang belum akan kembali ke masa sebelum pandemi Covid-19, pada tahun ini.

Apalagi beberapa negara masih kesulitan mengendalikan pandemi tersebut.

Sementara menurut pihak Bandara Changi, selama bulan Juli bandara tersebut hanya kedatangan 10.000 penumpang transit.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved