Dua Libur Nasional Berdekatan, Jasa Marga Prediksi Dua Puncak Arus Mudik

Waspada kemacetan di jalan tol, akibat peningkatan arus mudik di dua hari libur nasional.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Jasa Marga
Suasana lalu lintas kendaraan di di Gerbang Tol Cikampek Utama. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Meskipun status pandemi Covid-19 di Indonesia masih merah, alias pertambahan kasus masih tinggi, namun cukup banyak masyarakat yang tak mengindahkan lagi imbauan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Sudah banyak warga yang piknik ke luar kota dengan kendaraan pribadi pada akhir pekan, dan menyebabkan kemacetan lalu lintas (lalin).

Karena itu, pihak Jasa Marga memprediksi bakal terjadi arus mudik keluar Jakarta pada libur panjang pertengahan Agustus tahun 2020 ini.

Pintu masuk jalan tol layang Jakarta - Cikampek terletak di lajur paling kiri, setelah jalan masuk dari Tol JORR Timur.
Pintu masuk jalan tol layang Jakarta - Cikampek terletak di lajur paling kiri, setelah jalan masuk dari Tol JORR Timur. (Warta Kota/ Angga Bhagya Nugraha)

Dua puncak arus mudik

Puncaknya arus mudik ini bukan hanya satu, melainkan dua karena ada dua hari libur nasional yang jatuh berdekatan.

Yang pertama adalah hari libur HUT ke-75 Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2020, yang disusul dengan Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah.

Maka puncak arus mudik pertama diprediksi terjadi pada Jumat (14/8), dan puncak kedua pada Rabu (19/8).

Pratomo Bimawan Putra, selaku Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga, mengatakan, untuk libur akhir pekan panjang HUT RI, volume lalin keluar Jakarta pada 14-15 Agustus 2020 diprediksi sebesar naik 8,5 persen dari lalin normal. Atau jumlahnya menjadi 322.437 kendaraan.

Distribusi mayoritas ke arah timur (Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama), sebesar 48,1 persen dari jumlah total.

Kemudian diikuti lalin ke arah arah selatan (GT Ciawi) sebesar 24,7 persen, dan ke arah barat (GT Cikupa) sebesar 27,2 persen.

Sementara itu untuk periode Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah, pihaknya memprediksi volume lalin keluar Jakarta pada 19-21 Agustus 2020 sebesar 476.834 kendaraan, atau naik 21,1 persen.

Distribusi mayoritas masih ke arah Timur sebanyak 50,0 persen, lalu diikuti ke arah selatan 23,1 persen, dan arah Barat 26,9 persen.

Peningkatan layanan

"Maka itu kita sudah melakukan sejumlah persiapan-persiapan itu, pelayanan prima agar berjalan dengan baik," kata Pratomo, dalam keterangan, pada Jumat (14/8/2020).

Maka persiapan yang dilakukan Jasa Marga ialah meningkatlan layanan, baik di layanan transaksi, lalu lintas, konstruksi, maupun tempat istirahat.

Transaksi

Dalam meningkatkan layanan transaksi, Jasa Marga meningkatkan kapasitas layanan di GT Utama dengan menyiapkan mobile reader, dan memastikan gardu transaksi beroperasi penuh.

"Jasa Marga juga telah mempersiapkan sejumlah upaya peningkatan layanan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 07/SE/M/2020," kata Pratomo.

Pengendara mobil mengambil karcis di gerbang tol.
Pengendara mobil mengambil karcis di gerbang tol. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Kemacetan

Untuk meningkatkan layanan lalu lintas, Jasa Marga menempatkan petugas di titik-titik rawan kepadatan, untuk mempercepat penanganan gangguan lalu lintas melalui One Call Center 24 jam 14080.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved