Wisata Bekasi

Pemkab Bekasi Anggarkan Rp 36,9 miliar untuk Dirikan Museum Sejarah Bekasi

Pemkab Bekasi menganggarkan Rp 36,9 miliar, untuk merevitalisasi Gedun Juang 45 Tambun menjadi museum.

Istimewa/Humas Pemkab Bekasi
Gedung Juang 45 di Tambun, Kabupaten Bekasi tengah direvitalisasi untuk dijadikan museum sejarah Bekasi. 

Alasannya karena menjadi proyek revitalisasi itu merupakan salah satu target prioritas pembangunan tahun ini, agar Kabupaten Bekasi memiliki ikon daerah selain alun-alun dan air mancur.

"Sesuai arahan Pak Bupati, penataan Gedung Juang untuk dijadikan museum diorama tetap direalisasikan tahun ini," kata Rahmat.

Harapannya, dengan revitalisasi ini bangunan bersejarah itu dapat menjadi destinasi wisata warga Bekasi maupun luar Bekasi.

"Ya kita tahu dulu hanya bangunan gedung tok. Nanti ini ditata benar-benar, ada pusat informasi sejarah gedung itu dan Bekasi secara umumnya," katanya.

Proyek revitalisasi ditargetkan selesai pada tahun 2020, dan bisa menjadi tujuan wisata pada liburan akhir tahun.

"Target Desember 2020 ini, semoga menjadi sutu ikon baru dan destinasi wisata sejarah," lanjut Rahmat.

Sejarah Bekasi

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, mengatakan revitalisasi ini bertujuan menjadikan Gedung Juang 45 sebagai museum, yang menampilkan perjalanan sejarah Bekasi sejak masa prasejarah hingga sekarang.

Diharapkan, kehadiran museum itu bisa membuat masyarakat Kabupaten Bekasi tidak perlu jauh jauh berekreasi ke wilayah lain.

Edukasi sejarah di Gedung Juang ini bakal dibuat dengan konsep museum digital.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved