New Normal

Jangan Lupa Mengurus SIKM Sebelum ke Jakarta

Jangan lupa mengurus SIKM jika ingin datang ke DKI Jakarta. Warga DKI juga harus punya SIKM untuk masuk ke Jakarta lagi.

Warta Kota/Nur Ichsan
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan surat ijin ke luar masuk (SIKM) Jakarta terhadap para pengendara di depan pos satlantas Jakarta Barat, unitlantas Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2020). Hal ini dilakukan terkait perpanjangan masa pembatasan sosial berskalabesar (PSBB) transisi di ibukota hingga 14 hari ke depan. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Warga DKI Jakarta yang akan bepergian ke luar wilayah Jabodetabek, jangan lupa mengurus surat izin keluar masuk (SIKM) ya.

Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih memberlakukan aturan SIKM, bagi pendatang ke Jakarta, di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya tetap menanyakan soal SIKM ini kepada orang-orang yang akan masuk ke Jakarta.

Maka, siapa pun yang tiba di Jakarta dari luar Jabodetabek, termasuk warga ber-KTP Jakarta, harus menunjukkan SIKM ini.

SIKM ini tak diperlukan jika hanya bepergian ke wilayah Bodetabek.

Pemeriksaan

Menurut Syafrin, masyarakat yang akan bepergian ke luar kota, atau dari daerah hendak ke Jakarta, tetap harus memiliki SIKM.

Bahkan hingga hari ini pemeriksaan SIKM tetap dilakukan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta di stasiun, bandara, hingga terminal bus.

"Untuk penyekatakan (kendaraan pribadi) juga tetap dilaksanakan pada ruas jalan arteri," katanya.

Menurut Syafrin, aturan SIKM ini akan terus berlaku hingga status bencana nasional non-alam, yang ditetapkan Pemerintah Pusat, berakhir atau dicabut.

"SIKM tetap berlaku sampai penetapan status bencana nasional non-alam berakhir sebagaimana diatur dalam Keppres 12/2020," kata Syafrin Liputo, Kamis (2/7/2020).

Berbeda

Aturan SIKM di DKI Jakarta ini berbeda dari yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, beberapa waktu lalu.

Ketika itu Menhub mengusulkan agar aturan SIKM dihapuskan pada masa transisi ini.

Dasar usulan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu, aturan tersebut percuma diberlakukan karena hanya diwajibkan bagi penumpang yang menggunakan moda transportasi pesawat, kereta api, dan bus. (Joko Supriyanto).

KA Bandara Beroperasi Kembali pada 1 Juli 2020

Aktivitas Perjalanan Bisnis Mulai Meningkat, Peluang bagi Industri Hotel dan Transportasi

7 Aturan yang Harus Dilakukan oleh Calon Penumpang Lion Air Group

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved