PSBB Transisi

Mal di Jakarta Masih Sepi di Masa PSBB Transisi

Meski sudah dibuka kembali, mal di DKI Jakarta masih sepi pengunjung di masa PSBB transisi ini.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Summarecon Mal Kelapa Gading 3 tanpak sepi pada Selasa (24/3), hari terakhir sebelum ditutup sementara mulai Rabu (25/3) sampai 7 April 2020. 

WARTA KOTA TRAVEL, GAMBIR -  Warga DKI Jakarta rupanya belum membutuhkan jalan-jalan ke mal, meski pusat perbelanjaan itu sudah dibuka kembali sejak 15 Juni 2020.

Sebagaimana dilansir Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, tidak terjadi lonjakan pengunjung mal selama pekan pertama mal boleh beroperasi kembali.

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkompimko) Jakarta Utara monitoring Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (15/6).
Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkompimko) Jakarta Utara monitoring Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (15/6). (Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara)

Sejak dibuka kembali di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi pada Senin pekan lalu, rata-rata persentasepengunjungan mal hanya 30 persen dari kapasitas daya tampungnya.

“Kunjungan 30 persen itu saat hari biasa, sedangkan akhir pekan itu bisa mencapai 40 persen,” kata Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, dalam rapat kerja dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta pada Selasa (23/6/2020).

Menurut Cucu, rendahnya angka kunjungan warga ke mal karena warga masih khawatir dengan wabah Covid-19.

Protokol kesehatan

Padahal pihak pengelola mal sudah mematuhi protokol pencegahan Covid-19, misalnya pengecekan suhu tubuh, wajib memakai masker, menjaga jarak, dan membatasi jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

Pencegahan Covid-19 di mal, kata Cucu, sesuai instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Harapannya masyarakat bisa tetap berkegiatan dengan aman di tengah pandemi Covid-19, dan di sisi lain perekonomian di Jakarta kembali menggeliat.

“Banyak yang belum mau ke mal mungkin karena orang belum terbiasa, dan takut masih dalam pandemi begini. Tentu secara global juga masih sama,” kata Cucu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan kebijakan PSBB transisi yang dimulai dari Jumat (5/6/2020) sampai akhir bulan Juni.

Selama PSBB transisi, pemerintah memperbolehkan perkantoran, mal, pasar non-pangan, dan usaha lainnya untuk beroperasi secara bertahap.

Untuk mal dan tempat pariwisata yang dikelola pemerintah maupun swasta, telah dibuka pada Senin (15/6/2020) lalu. (Fitriyandi Al Fajri)

Jumlah Pengunjung Tempat Wisata di DKI Jakarta Masih di Bawah Kuota Harian

Pembatasan Pengunjung Juga untuk Mencegah Satwa Koleksi TMR Stres

Inilah Penyebab Kawasan Monas Belum Dibuka Kembali

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved