New Normal

Jangan Lupa Registrasi Bila Ingin Berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan

Hanya 1.000 orang per hari yang bisa masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Karena itu calon pengunjung wajib registrasi.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Janlika Putri
Dua orangutan penghuni Pusat Primata Schmutzer. 

"Jadi enggak bisa beli di hari H, Harus H-1. Ini memang strategi kami untuk pembatasan pengujung. Takutnya nanti membludak, malah susah melakukan monitoring physical distancing-nya," katanya.

Keset disinfektan

Menjelang beroperasi kembali, pihak pengelola TMR telah siap dengan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.

Persiapan yang dilakukan ialah menyiapkan rute masuk pengujung, memberikan marka tanda jaga jarak, serta berbagai spanduk himbauan protokol kesehatan pun juga sudah dipasang di beberapa titik di area TMR.

"Kita sendiri sebenarnya sudah melakukan langkah persiapan baik dari sarana dan prasarana yang di Ragunan itu sendiri, sesuai dengan protokol kesehatan," kata Ketut.

Menurut Ketut, pengujung akan diukur suhu tubuhnya oleh petugas, dan mencuci tangan area pintuk masuk.

Menurut Ketut, kurang lebih ada 16 tempat cuci tangan yang telah disiapkan TMR, selain yang berada di loket pintu masuk.

Pengunjung juga harus berjalan di atas keset disinfektan, agar telapak alas kaki juga bersih dari virus dan kuman penyakit.

Maklum, pihak TMR juga harus mencegah fauna koleksi mereka tertular penyakit manusia.

Sebagai bentuk mematuhi protokol kesehatan, setiap petugas TMR dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti masker, pelindung wajah (face shield), dan sarung tangan. Terutama mereka yang bertugas di loket pemeriksaan tiket.

Sumber: Warta Kota

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved