Wisata Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu Bisa Dikunjungi Lagi, Namun Ada Protokol Kesehatan yang Harus Ditaati Pelancong

Wisata ke Kepulauan Seribu sudah bisa dilakukan pada Sabtu (13/6). Namun calon pengunjung harus memenuhi aturan baru yang berlaku.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Salah satu resort terapung di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu, yang mirip seperti di Maladewa (Maldives). 

WARTA KOTA TRAVEL, KEPULAUANSERIBU -- Warga Jakarta yang sudah bosan di rumah saja, mulai Sabtu (13/6) bisa berwisata ke Kepulauan Seribu lagi.

Kepala Suku Dinas Parekraf Kepulauan Seribu, Puji Astuti, mengatakan mereka sudah siap menerima kedatangan pengunjung, di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi ini, karena memberlakukan protokol kesehatan yang ketat.

Ayer Floating Resort, sebuah resor cantik khas Maldives di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu.
Ayer Floating Resort, sebuah resor cantik khas Maldives di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu. (Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu.)

Misalnya, menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 bila ingin masuk ke Pulau Tidung.

Keputusan tersebut sudah sesuai dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang diumumkan pada 4 Juni 2020 silam.

“Jadi wisata pantai dibuka pada pekan kedua bulan Juni,” kata Puji, Senin (8/6).

Jumlah pengunjung dibatasi

Hanya saja, Puji mengingatkan calon pengunjung bahwa pihaknya memberlakukan protokol kesehatan di semua pulau di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Salah satu protokol yang dilakukan adalah membatasi jumlah pengunjung, hanya 50 persen dari kapasitas tampung setiap pulau," kata Puji.

Selain itu, setiap pengunjung akan diperiksa suhu tubuhnya sebelum memasuki area pulau.

Etika batuk

Calon pengunjung juga harus memenuhi aturan baru yang berlaku, yakni mengenakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain.

Ditambah lagi, para pengunjung wajib menerapkan etika batuk dan bersin yang aman, menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan memakai hand sanitizer.

“Semua protokol dan pengawasan ini kita koordinasi dengan instansi terkait,” tambah Puji.

Surat bebas Covid-19

Sementara itu, Lurah Pulau Tidung, Hafsah, mengatakan bahwa wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau Tidung wajib menunjukkan surat bebas Covid-19.

Aturan ini berlaku pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Pemandangan jembatan cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, tampak dari udara. (Sudin Parbud Kepulauan Seribu).
Pemandangan jembatan cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, tampak dari udara. (Sudin Parbud Kepulauan Seribu). (Sudin Parbud Kepulauan Seribu)

“Saya terangkan, jika pengen ke sini datang bisa saja asal ada surat bebas Covid-19, jadinya aman kan,” ujar Hafsah, di Pulau Tidung, Jumat (12/6).

Selain membawa surat tersebut, para wisatawan tetap diperiksa suhu tubuhnya.

“Kita di sini juga rutin monitor setiap kedatangan kapal dan melakukan screening suhu tubuh. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak dibolehkan masuk,” lanjut Hafsah.

Homestay

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved