Lion Air Group Terbang Lagi, Calon Penumpang Harus Perhatikan Masa Berlaku Surat Keterangan Sehat

Lion Air Group kembali dari masa hiatus, setelah Pemerintah mengeluarkan aturan baru soal syarat bepergian.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram/lionairgroup
Pesawat-pesawat Lion Air di Bandara Internasional Soekarno Hatta 

WARTA KOTA TRAVEL, BANDARA - Lion Air Group sudah kembali mengudara pada Rabu (10/6/2020), setelah hiatus selama 6 hari mulai tanggal 5 Juni lalu.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengumumkan soal  beroperasinya Lion Air Group lewat siaran pers yang diberikan kepada Warta Kota.

Pengaturan penumpang dalam pesawat Lion Air Group mengikuti aturan Pemerintah tentang pembatasan jarak.
Pengaturan penumpang dalam pesawat Lion Air Group mengikuti aturan Pemerintah tentang pembatasan jarak. (Dok: Lion Air Group)

"Sesuai perkembangan bahwa calon penumpang pesawat udara sudah semakin memahami, serta akan dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan pesawat udara, sebagaimana yang ditetapkan selama masa waspada pandemi," ujar Danang kepada Warta Kota, Selasa (9/6/2020).

Keputusan Lion Air Group ini dibuat setelah terbit Surat Edaran No 7 Tahun 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Surat edaran baru itu mengenai Kriteria Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Surat keterangan sehat

Di dalamnya mengatur kembali syarat yang harus dipenuhi setiap calon penumpang angkutan umum, yang lebih sederhana dari aturan tersebut.

Menurut surat edaran tersebut, calon penumpang harus memiliki surat keterangan melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) dengan hasil negatif, yang dilakukan dalam rentang masa 7 hari sebelum tanggal keberangkatan.

Penumpang bisa juga menunjukkan surat keterangan pemeriksaan rapid test, dengan hasil non-reaktif. Tes tersebut harus dilakukan tidak lebih dari 3 hari sebelum keberangkatan.

Jika kota keberangkatan calon penumpang tidka memiliki layanan PCR dan rapid test, maka dia bisa meminta surat keterangan bebas gejala seperti influensa dari dokter di rumah sakit atau puskesmas setempat.

Masa berlaku

Meski persyaratan bepergian menjadi lebih mudah, Danang mengingatkan calon penumpang Lion Air Group yang akan bepergian, untuk memperhatikan sejumlah hal penting.

Bila tes kesehatan yang digunakan adalah rapid test, maka masa berlakunya hanya 3 hari sejak tes dilakukan. Bila menggunakan PCR, maka masa berlakunya 7 hari.

Untuk itu calon penumpang Lion Air Group harus mencermati masa berlaku dari dokumen kesehatan yang digunakan.

Empat jam

Lion Air Group mewajibkan dan meminta  calon penumpang agar mematuhi ketentuan penerbangan.

"Seperti tiba lebih awal di terminal keberangkatan, yakni empat jam sebelum keberangkatan. Penerbangan Lion Air Group domestik tetap di Terminal 2E, dan internasional di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Untuk bandar udara lainnya yang beroperasi tetap di terminal yang sama," kata Danang.

Calon penumpang juga harus menunjukkan kartu identitas diri yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya), mengenakan masker sebelum penerbangan, selama penerbangan, dan sampai keluar dari bandar udaradi tempat tujuan.

"Mencuci tangan dengan sabun, atau menggunakan cairan pembunuh kuman (hand sanitizer). Mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) selama di terminal bandar udara," lanjutnya.

Selama penerbangan penumpang harus menjaga kebersihan, dengan mengikuti petunjuk awak pesawat.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved