Ibadah Haji

Inilah Beberapa Peristiwa yang Membuat Ibadah Haji Terpaksa Dibatalkan

Ibadah haji pernah dibatalkan sebelumnya, akibat perang yang sedang berkecamuk, aksi teroris, dan wabah penyakit.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Darmawan/MCH2019
Suasana Masjid Nabawi di Madinah hari ini, Sabtu (6/7/2019) jelang kedatangan jemaah haji Indonesia. Sebanyak 1.800 jemaah haji Indonesia asal Embarkasi Surabaya dan Batam hari ini dijadwalkan tiba di Madinah. 

Ibadah haji bisa dilakukan lagi pada tahun 991 M atau 380 H.

Tahun 1831: Wabah Pes
Wabah penyakit pes dari India berjangkit puka di Mekah pada tahun 1831 M, dan memakan korban 75 persen jemaah yang sudah berada di sana.

Pada tahun itu perjalanan menuju Mekah sangat berat, sehingga menguras tenaga kebanyakan jemaah.

Orang-orang yang kelelahan ini tak mampu bertahan saat terpapar penyakit yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis ini.

Tahun 1837-1858: Pandemi beruntun
Dalam kurun waktu tahun 1837 sampai 1858, ibadah haji dibatalkan tiga kali akibat pandemi penyakit.

Masalah ini juga menyebabkan umat muslim tak bisa datang ke Mekah selama 7 tahun, secara total.

Pandemi-pandemi tersebut adalah:

Pada tahun 1846 terjadi wabah kolera di Mekah, yang menyebabkan 15.000 orang meninggal dunia.

Kejangkitan penyakit akibat bakteri Vibrio cholerae pada waktu itu berlangsung sampai tahun 1850.

Wabah yang sama kemudian terjadi lagi di tahun 1865 dan 1883.

Wabah kolera tahun 1846 ternyata belum tuntas, bahkan mengalkibatkan pandemi global.

Mekah kembali menjadi daerah kejangkitan, karena bakteri kolera terbawa jemaah dari wilayah Bengali (mungkin sekarang masuk wilayah Banglades).

Pandemi itu kembali membuat ibadah haji ditiadakan pada tahun tersebut.

Arab Saudi Kaji Pemangkasan Kuota Jemaah agar Ibadah Haji 1441 H Tetap Terlaksana

Biro Perjalanan Umrah Bantah Isu Ibadah Umrah Ditutup Setahun

Santika Indonesia Hotels & Resorts Adaptasi New Normal dengan SOP Baru

Tiga Alat yang Tercipta di Masa Pandemi Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved