Ibadah Haji

Inilah Beberapa Peristiwa yang Membuat Ibadah Haji Terpaksa Dibatalkan

Ibadah haji pernah dibatalkan sebelumnya, akibat perang yang sedang berkecamuk, aksi teroris, dan wabah penyakit.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Darmawan/MCH2019
Suasana Masjid Nabawi di Madinah hari ini, Sabtu (6/7/2019) jelang kedatangan jemaah haji Indonesia. Sebanyak 1.800 jemaah haji Indonesia asal Embarkasi Surabaya dan Batam hari ini dijadwalkan tiba di Madinah. 

Menurut catatan sejarah, orang-orang Qarmatian ini membunuh 30.000 jemaah dan membuang tubuh-tubuh korban di sumur Zamzam yang suci.

Para perusuh ini juga menjarah mesjid besar pada saat itu. Termasuk merampas Hajar Aswad dan membawanya pulang kampung mereka di Bahrain.

Akibat peristiwa itu, ibadah haji ditiadakan hingga 1 dekade lamanya, dan dimulai lagi begitu Hajar Aswad kembali ke Mekah.

Qarmatian adalah sekte yang berbasis kepada paham Syiah Ismaili di Iran, dan mengusung tatanan kemasyarakatan yang egaliter (setara).

Mereka menganggap ibadah haji sebagai ritus pagan, atau animisme.

Sebaliknya, oleh Kekhalifahan Abbasiyah, Qarmatian dianggap sekte sesat, dan murtad dari Islam.

Tahun 983: Perang antara Wangsa Abbasiyah dan Wangsa Fatimiyah

Perseteruan politik antara Dinasti Abbasiyah dengan Dinasti Fatimiyah, membuat Ibadah Haji 372 H dibatalkan.

Perang dua wangsa ini, karena saling memperebutkan wilayah yang kini menjadi Arab Saudi, membuat jemaah haji tak bisa mencapai Mekah.

Selama 8 tahun tak ada jemaah yang bisa melakukan ibadah haji akibat perang ini.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved